Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, April 17, 2017

Redaktur

Pengusaha Perkakas Cibatu Kebanjiran Pesanan Online

sukabuminews.net, CIBATU - Pembuatan perkakas di Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi sudah terkenal sejak lebih dari lima dekade. Kepiawaian warga dalam memproduksi perkakas ini sudah berlangsung turun temurun dan karya mereka sudah terkenal hingga mancanegara.

Disaat para pengusaha lain mengalami kemunduran, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar akibat mahalnya bahan baku dan naiknya biaya produksi, produsen perkakas di daerah Cibatu Cisaat yang bisa memanfaatkan teknologi internet tetap bisa bertahan. Malah mengalami perkembangan pesat dibandingkan dengan penjualan sebelumnya.

Tanpa menurunkan kualitas kekuatan, dan keindahan, mereka tetap sebagai maestro yang menciptakan perkakas dan senjata bermutu sekaligus bernilai seni.

Datuk, salah seorang pengrajin di Cibatu, keepada sukabumiNews mengungkapkan rasa pusanya setelah ia menggunakan pasilitas internet untuk memasarkan hasil peroduksinya. Ia merasakan keuntungan dan kemajuan sangat pesat dibandingkan dengan penjualan secara offline.

"Penjualan online saat ini sangat menjanjikan, kami menerima banyak pesanan ketimbang penjualan biasa, meskipun banyak pesaing dalam seminggu minimal ada dua pemesanan yang diterima," ujar Datuk sambil mengepak barang pesanan, Senin (17/4).

Meskipun saat ini harga bahan baku semakin mahal. Namun menurutn ia hal tesebut tidak menurunkan mutu serta kualitas produk yang di buat. Maka tak heran jika hasil karyanya selalu ada yang memesan. 

"Untuk harganya beragam dari mulai yang paling murah sampai dengan paling mahal. Untuk golok, pedang dan samurai harganya bervariasi mulai puluhan ribu rupiah bahkan sampai jutaan rupiah tergantung model dan bahan yang di pakai," jelasnya.

Masuknya produk-produk buatan pabrik dari luar negeri dan dalam negeri di pasaran yang membuat persaingan antara produk pandai besi tradisonal dengan produk pabrikan, tidak membuatnya merasa kecil hati.


"Produk buatan pabrik memilki harga jual yang lebih murah namun tetap tidak memiliki kualitas yang setara dengan produk kami pandai besi Desa Cibatu Kecamatan Cisaat," tegasnya. (Hilman)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu