Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, April 25, 2017

Redaktur

Gempa di Tasikmalaya, 148 Rumah Warga Neglasari Rusak

sukabumiNews.net, TASIKMALAYA - Jumlah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat gempa berkekuatan 5,4 skala richter (SR) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, bertambah menjadi 148 rumah. Goncangan gempa paling terasa dampaknya berada di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu. Belasan kepala keluarga mengungsi ke tempat aman.

Berdasarkan data dari aparat Desa Neglasari, sebagaimana dilansir detikcom, hingga Senin petang (24/4/2017), rumah mengalami kategori rusak ringan,sedang dan berat bertambah dari 45 menjadi 148 rumah. Kepala Desa Neglasari Sobirin menjelaskan jumlah tersebut terdiri empat rumah rusak berat nyaris ambruk, 22 rumah rusak sedang, dan sisanya rusak ringan.

"Hasil laporan dari aparatur jadi ada 148 rumah rusak. Tercatat juga delapan masjid dan dua sekolah rusak," kata Sobirin di Balai Desa Neglasari.

Dia menjelaskan, pihak desa sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya agar warga terdampak gempa paling parah segera direlokasi. Sejumlah warga sudah dievakuasi ke rumah kerabat dan saudaranya.

"Kami juga sediakan tempat (mengungsi) di kantor desa," ucap Sobirin.

Gempa 5,4 SR terjadi dini hari tadi itu tidak menimbulkan korban jiwa. Khawati gempa susulan, belasan kepala keluarga korban gempa di lokasi tersebut mengungsi di aula Desa Neglasari. Meski serba terbatas, mereka tetap menetap dengan tikar seadanya.


Para korban mengaku siap direlokasi pemerintah dengan catatan disediakan lahan serta biaya membangun rumah. "Kalau harus pindah siap, asalkan diberi tempat dan uang kalau. Kalau enggak, gimana ibu terlunta lunta nanti," ujar Cucu Nurhayati, salah satu warga Neglasari di lokasi pengungsian. (Red*)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu