Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, April 15, 2017

Redaktur

Gas 3 Kilogram Meledak di Sukabumi, Pasutri Mengalami Luka Bakar

sukabumiNews.net, CIKOLE - Gas berukuran 3 kilogram meledak dan menghancurkan rumah milik pasangan suami istri (pasutri), yakni  Iyus Rusmawan (37) dengan istrinya, Atilah (36), warga Kampung Cimanggah RT 07 RW 02 Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (15/4/2017).

Akibat peristiwa tersebut, pasutri pemilik rumah yang berprofesi sebagai pedagang asongan itu  mengalami luka bakar.

Peristiwa tersebut diduga saat pemilik rumah, Iyus Rusmawan (37) menyalakan kompor gas. Namun seketika api dinyalakan, tiba-tiba tabungnya meledak. Semburan api mengenai tubuhnya hingga mengalami luka bakar cukup serius. Sementara saat insiden itu terjadi, istrinya Atilah (36) tengah berada di kamar mandi.

"Suara ledakan terdengar sangat keras hingga menjebol dinding ruangan atas dan memecahkan kaca rumah korban,” kata Ketua RT 07 Ujang Rahmat (45) tetangga depan rumah korban. Tidak hanya itu, lanjut Ujang, akibat sangat kerasnya ledakan, beberapa kaca rumah tetangga pun ikut pecah.

Begitu kejadian, Iyus dengan kondisi pakaian terbakar berlari keluar dari rumah sambil berteriak mencari anaknya. Sedangkan anaknya, Siti Sopiah (16) dan Rizki Rusmawan (9) saat itu sedang  tertidur di kamar atas bangunan dua lantai semi permanen itu. Sementara, istrinya menjerit kesakitan dari dalam kamar mandi. Atilah terkena luka bakar di bagian tangan dan wajahnya.

"Rizki, anak Pak Iyus yang paling kecil jatuh kebawah lantai. Namun dia hanya mengalami luka lecet, dan tadi langsung diamankan sama keluarganya yang lain," terang Ujang Rahmat.

Akibat insiden tersebut, pasutri Iyus dan Atilah dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (Red/Herman)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu