Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, March 6, 2017

Redaktur

Mengenal Lebih Dekat Dr. Hj. Reni Marlinawati

Reni Marlinawati (lahir di Sukabumi, 10 Maret 1973; umur 43 tahun) merupakan seorang politikus Indonesia dan anggota DPR.

Dr. Reni Marlinawati adalah anggota parlemen dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Saat ini, ia duduk di Komisi X DPR RI sebagai seorang wakil sekretaris yang menangani bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata, pemuda dan olahraga, serta perpustakaan nasional. Ia juga merupakan anggota Badan Musyawarah (BAMUS) DPR RI.
Reni Marlinawati dibesarkan di Sukabumi Jawa Barat. Ia mengenyam pendidikan dasar sampai menengah di kampung halamannya di Pelabuhanratu. Setelah lulus, Reni kemudian melanjutkan kuliahnya di IAIN (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dengan mengambil program studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah). Setelah lulus pada tahun 1997, Reni kemudian melanjutkannya ke jenjang pascasarjana dan berhasil meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2006.

Kariernya dalam bidang politik lebih dulu ia awali sejak ia bergabung dengan salah satu organisasi mahasiswa. Reni pernah aktif di HMI dan menjadi Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana se-Indonesia. Setelah lulus dari almamaternya pun ia terus aktif dalam berorganisasi. Ia tercatat pernah menjadi Komite Perbankan Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Kini, ia menjabat sebagai Presidium Majelis Nasional KAHMI setelah sebelumnya ia menjabat selaku Sekretaris di Pimpinan Kolektif Majelis Nasional KAHMI.

Ia adalah satu-satunya perempuan dari sembilan presidium yang didalamnya terdapat nama-nama yang sangat dikenal, termasuk Prof. Mahfud MD, Anies Baswedan , dan lain-lain.

Ia juga diamanati partainya untuk menjabat sebagai Ketua PP Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) selain ia tercatat selaku ketua di PARMUSI.

Di Fraksi PPP DPR-RI, Reni mendapat amanah jabatan sebagai Ketua Fraksi. Ini merupakan jabatan pertamakalinya setelah selama kurun waktu 43 tahun sebelumnya ketua fraksi PPP dipegang oleh laki-laki. 

Sebelum terjun di dunia politik, Reni mempunyai bakat dalam mengembangkan berbagai bidang usaha. Perempuan yang pernah menjadi Ketua Umum Yayasan Cipta Insan Mandiri ini, merupakan Pendiri, Bendahara, sekaligus Liasion Government Borneo Tropical Rainforest Foundation (BTRF) Indonesia. Selain itu, Reni juga menjadi dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Negeri Jakarta. (Red*)

Profile Terkini dari profil sebelumnya yang dirilis Wikipedia
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu