Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, March 6, 2017

Redaktur

Jatuh Lagi, Korban Hipnotis dari SMK Parindo Cicurug

sukabumiNews.net, CICURUG - Satu lagi korban aksi hipnotis  dari kalangan pelajar SMK Parindo (Pariwisata Indonesia) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Kali ini korbannya bernama M. Revi Oktaviansyah, siswa kelas X SMK Parindo yang digarap penjahat pada Jumat (3/3/2017) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Revi harus kehilangan sepeda motor dan uang.
           
"Kami sudah menghubungi orang tua Revi untuk pendampingan laporan kepada polisi. Namun kata ayahnya, kejadian yang menimpa Revi tidak akan dilanjutkan. Hartanya yang hilang anggap saja untuk sedekah dan diikhlaskan," kata salah seorang guru SMK Parindo kepada wartawan, Senin (6/3/2017).
           
Sebelumnya, rekan Revi yang bernama Andriyana menjadi korban penjahat ahli hipnotis dalam perjalanan pulang dari tempat praktik kerja lapangan di salah satu hotel di Kota Bogor pada Selasa (21/2/2017). Pada kejadian yang dialaminya, Andriyana kehilangan  uang Rp500 ribu,  telepon genggam, baju, dan sepatu yang dibawa di dalam tas punggung.
           
Adapun aksi kejahatan yang menimpa Revi terjadi pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIB di sekitar SPBU Bangkongreang, Desa Benda, Cicurug. Waktu itu Revi baru saja mengantarkan kakaknya ke salah satu pabrik tempat kerjanya dengan menggunakan sepeda motor.
           
Ketika sudah sendirian,  Revi didekati pengendara motor lain yang mengenakan helm tertutup rapat dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Pengendara motor misterius itu terus mengikuti Revi sambil membunyikan klakson berkali-kali. Revi pun berhenti. Orang tersebut membuka helm dan seperti mengucapkan sesuatu pada Revi. Dalam sekejep Revi tidak ingat apa-apa.
           
"Informasi dari ayahnya menyebutkan, Revi tidak sadar setelah orang itu membuka helm," jelas guru tadi.
           
Cukup lama Revi tidak sadar. Sekira pukul 09.00 WIB, dia ditegur oleh teman lamanya dan tersadar. Tidak berapa lama, Revi pun mengetahui sepeda motor Vario plus STNK-nya dan uang di sakunya hilang. (Suryana)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu