Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, March 24, 2017

sukabumiNewsnet

Hak dan Kewajiban istri dalam islam

sukabumiNews.net, Beritaislam – Tiap-tiap orang mempunyai hak serta keharusan yang perlu dikerjakan dengan cara seimbang, begitu halnya seseorang istri. Hak serta keharusan istri pada suami baginya Islam mesti tercukupi lantaran selepas menikah, seseorang istri sebaiknya patuh pada suami. Lalu apa sajakah hak yang diperoleh istri serta keharusan yang perlu dikerjakan oleh istri pada suaminya?.

Berikut Hak serta Keharusan Istri pada Suami baginya Islam

Dalam rumah tangga, sepasang suami istri sebaiknya tingkatkan pemahaman pada agama supaya mereka bisa melakukan rumah tangga dengan sebaik-baiknya. Suami istri mempunyai hak serta keharusan yang perlu digerakkan keduanya. Namun untuk kesempatan ini kita bakal mengulas tentang hak serta keharusan istri dalam Islam.

Tersebut disini sebagian keharusan yang perlu digerakkan oleh seseorang istri pada suaminya, yakni :

1. Menaati perintah atau pengucapan suami
Saat seseorang wanita mengambil keputusan untuk menikah jadi suami yaitu imam dalam keluarganya yang perlu dipenuhi. Seseorang istri sebaiknya menaati apa yang diperintahkan oleh suaminya. Namun ada catatan disini, bila yang diperintahkan suami yaitu untuk kebaikan atau masih di jalan Allah jadi istri mesti mengerjakannya.

2. Rela penuhi keperluan biologis suami
Untuk mereka yang telah menikah jadi dihalalkan jalinan intim malahan jadi satu diantara hal utama sebagai penyalur dorongan biologis. Saat suami mengajak istrinya untuk lakukan jalinan intim jadi seseorang istri mesti rela untuk memenuhinya, terkecuali banyak hal sebagaimana tengah puasa atau istri tengah menstruasi.

3. Melindungi nama baik suami
Sebagai seseorang istri, sebaiknya kita melindungi nama baik suami di depan orang lain. Tiap-tiap orang pastinya mempunyai kekurangan serta pernikahan juga mempunyai permasalahan, namun kita disarankan selalu untuk melindungi aib keluarga supaya tak di ketahui oleh orang lain.

4. Penuhi keperluan suami
Saat suami memberi nafkahnya, jadi istri sebaiknya memakai duit itu dengan sebaik-baiknya untuk penuhi keperluan suami, sebagaimana makan, minum, baju serta lain sebagainya. Hal semacam ini dikerjakan supaya suami semangat dalam bekerja mencari rejeki.




Sesungguhnya masih banyak hak serta keharusan istri baginya syari’at islam, namun kita bakal meneruskan kajian tentang hak untuk seseorang istri, yakni :

1. Memperoleh perlindungan
Sebagai seseorang suami, telah sewajarnya kita melindungi keluarga dari bahaya yang meneror. Oleh karenanya, hak seseorang istri yaitu memperoleh penjagaan atau perlindungan dari suaminya. Saat bahaya meneror, si suami sebaiknya berdiri di barisan paling depan membuat perlindungan istrinya.

2. Memperoleh nafkah
Nafkah yang disebut tak cuma nafkah lahir namun juga batin. Seseorang suami sebaiknya penuhi nafkah lahir sebagaimana memberi duit berbelanja, duit menjaga diri, serta lain sebagainya. Nafkah batin bisa berbentuk pemenuhan jalinan seksual. Sebagai pasangan suami istri, jalinan seksual sudahlah dihalalkan hingga mereka bisa mengerjakannya untuk melanjutkan keturunan.

3. Memperoleh ajaran Islam
Seseorang suami sebaiknya menuntun si istri supaya jalan di jalan Allah. Saat suami istri sudah menikah jadi mereka mesti jadi pribadi yang tambah baik dengan ajaran Islam.

4. Memperoleh kasih sayang
Seseorang wanita mempunyai perasaan yang lembut serta halus. Sebagai seseorang suami sebaiknya memperlakukan istrinya dengan baik. Hal semacam ini sudah dicontohkan oleh Rasulullah, begitu lembutnya Rasul memanggil serta memperlakukan istri kesayangannya itu.

Sebagai seseorang istri kita mesti sadar bakal hukum Islam mengenai hak serta keharusan istri pada suami supaya kita tak salah dalam berperilaku di jalan Allah.
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...