Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, February 16, 2017

Redaktur

Warga Sukabumi Temukan Al-Qur’an Tercoret Tulisan Tak Semestinta.

sukabumiNews.net, CIKOLE - Kasus penodaan Al-Qura'n dan pelecehan terhadap para ulama melebar ke sejumlah daerah. Salah satunya di Kota Sukabumi.

Sebuah Alquran bergambar telapak kaki manusia ditemukan Edah Wahyuni, warga Gg. Cereme III Rt. 05/05 Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Kamis tanggal 09 Februari 2017 pukul 11.00 Wib, lalu.

Menurut Edah, saat dirinya hendak ke warung, ia menemukan sebuah bungkusan plastik keresek warna hitam, tapat di bawah tangga Gg. Cereme III.

"Setelah dibuka ternyata isinya sebuah Al-Qur'an yang telah tercoret tulisan tak semestinya. Lalu saya membawa pulang dan memberitahu anak saya, Hendri," jelas Endah, kepada wartawan, belum lama ini.

Bukti yang didapat sukabumiNews, tulisan tangan dengan tinta warna hitam yang tercoret tidak semestinya itu, terdapat pada lembaran Asmaul Husna. Selain digambari dua telapak kaki dengan huruf Arab, Muhammas dan Allah pada gambar telapak kaki manusia itu, juga tercoret kalimat yang berbunyi 'ayat-ayat setan pembodohan'.
Sementara di sebelah kiri lembaran Asmaul Husna tertulis 'ayat-ayat syetan penabur kebencian, kata-kata teror, sumber perselisihan, perpecahan bangsa, para penganut dan pembelanya tidak layak hidup di negeri nusantara tercinta'.
Tidak hanya itu, pada lembarah di akhir surat ke 30 (Arrum) tertulis: 'kuasa hukum dan pembela tuhan orang Islam saja manusia gila spt si habib riziq. bagaimana tuhannya'.

Sedangkan disamping kirinya, yaitu pada lembaran awal surat ke 31 (Lukman), tertera tulisan: 'pembela ayat setan yang mukanya spt kucing garong si habib riziq setan pengikut2 orang tidak waras manusia jahiliyah'. (Red)

Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...