Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, February 5, 2017

Redaktur

Warga Cisande Terus Kembangkan Gemar Mengaji

sukabumiNews.net, CICANTAYAN - Warga Kampung Cisande, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi aktif memeriahkan dan terus mengembangkan Gerakan Maghrib Mengaji (Gemar Mengaji). Gerakan yang pesertanya anak-anak usia TK dan SD tersebut dilaksanakan di rumah salah seorang warga yang mengikhlaskan kediamannya dijadikan tempat mengaji.
           
"Gerakan ini merupakan program dari pemerintah. Sejak digulirkan, Gerakan Mengaji kami jalankan secara rutin untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam menulis dan membaca Al-Quran," kata Ibu Tri, tokoh Cisande yang rumahnya dijadikan tempat mengaji. 
           
Kegiatan mengaji dilaksanakan setelah shalat Maghrib. Sebelum berangkat ke rumah Ibu Tri, para peserta Gemar Mengaji bersama-sama melaksanakan shalat Maghrib berjamaah bersama para orang tua di Masjid Al-Yunus.
           
Selepas Maghrib, suasana di rumah Ibu Tri menjadi hangat dan ramai dengan suara anak-anak membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Dalam kegiatan itu sebanyak 36 anak usia  4 tahun hingga 12 tahun beraktivitas untuk menimba ilmu agama di rumah Ibu Tri.
           
Pengajian itu diasuh oleh tiga relawan yang para ustadz yakni Epul, Idin, dan Iman. Ketiganya dengan suka rela dan tulus ikhlas membimbing anak-anak dan memberikan pelajaran menulis dan membaca Al-Quran. Dalam pengajian itu, mereka juga menyajikan pelajaran akidah dan akhlak. Untuk menunjang kelancaran penyampaian materi pelajaran, para ustadz menggunakan sarana multimedia video.    
           
Ibu Tri membangun rumah tempat tinggalnya berupa bangunan dua lantai setahun yang lalu. Sejak awal, dia telah merencanakan lantai dua rumahnya  untuk tempat kegiatan pengajian. (Muhidin)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu