Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, January 17, 2017

Redaktur

Keluarga Korban Penculikan Menunggu Janji Wakil Bupati

sukabumiNews.net, CIREUNGHAS - Keluarga korban penculikan, Riko Munandar (8) yang beralamat RW 07 Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi masih setia menunggu realisasi janji yang pernah disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono. Selang satu hari setelah Riko dibebaskan dari penculiknya, Adjo berjanji akan mengunjungi dan menegoknya. 
             
Namun, hingga dua bulan lebih setelah Riko dibebaskan dari penculik, Adjo belum juga mewujudkan janjinya. Orangtua Riko, Sobur hanya bisa berharap atas janji wakil bupati tersebut. Sebagai orang kecil yang tinggal di pelosok tanpa koneksi politik dan sosial ke kalangan elite, dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu dan berharap.
           
"Awalnya saya senang anak saya akan ditengok oleh Bapak Wakil Bupati. Berita ini saya terima dari salah seorang kerabat saya yang bekerja sebagai wartawan. Tapi sampai sekarang, janji itu belum terwujud," kata Sobur  kepada wartawan, Selasa (17/1/2017).
           
Riko bersama temannya Acep (11) dibawa penculik ke daerah Cianjur pada Sabtu (29/10/2016). Acep bisa melepaskan diri,  sedangkan Riko berada di tangan penculik hingga penculiknya ditangkap tim dari Polsek Cireunghas pada Rabu (9/11/2016) di Cilaku, Cianjur. Oleh polisi, penculik yang bernama Asep Supyan itu dikirim ke Polres Sukabumi Kota dan Riko dikembalikan ke keluarganya.
           
Selama Riko berada di tangan penculik, para kerabat dekat dan tetangga aktif melakukan pencarian Riko ke Cianjur dan sekitarnya. Bahkan warga membentuk tim khusus untuk melacak keberadaan Riko.
           
Saat ini, ujar Sobur, Riko membutuhkan penanganan dan perhatian khusus. Dia masih sering melamun dan seperti kehilangan orientasi. Menurut dia, Riko mengalami trauma dan terus dihantui ketakutan oleh pengalaman buruk berada di bawah penguasaan penculik selama 12 hari. Selama berada di tangan penculik, Riko sering dicubit ketika minta pulang.
             
"Mungkin kalau Pak Adjo melihat langsung keadaan Riko, beliau bisa memberikan saran untuk proses penyembuhan anak saya ini," ungkap dia.
           
Selepas dari tangan penculik, kondisi Riko sungguh mengenaskan. Pada pipi kirinya tampak jejak luka yang menghitam dan  di lutut kiri terdapat luka yang cukup lebar. Kepala Riko juga tidak lepas dari kekejaman tangan Supyan. Riko dicukur secara serampangan sehingga rambutnya menjadi tidak beraturan. (Suherman)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...