Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, December 18, 2016

Redaktur

Warga Jadikan KA Siliwangi Alternatif Angkutan ke Kota

sukabumiNews, CIREUNGHAS - Warga yang tinggal di sekitar Stasiun Gandasoli di Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi menjadikan KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur sebagai angkutan alternatif ke arah Kota Sukabumi. Pada jam keberangkatan KA Siliwangi  pukul 09.25 dan pukul 15.00 WIB, belasan warga berkerumun di stasiun untuk bepergian ke Kota Sukabumi.

"Apalagi kalau tujuannya ke Pasar Pelita yang dekat sekali dengan stasiun, kami lebih memilih kereta api," kata Fajri, warga Gandasoli ketika ditemui di Stasiun Gandasoli, kemarin.

Naik KA Siliwangi, ujar dia, selain lebih cepat juga kondisinya nyaman dengan AC. Tarifnya sangat murah yakni tiket bersubsidi sebesar Rp3.000 sekali jalan. Dengan angkot, sekali jalan dari Gandasoli ke Kota Sukabumi menghabiskan ongkos Rp8 ribu. Perjalanan dengan KA Siliwangi hanya 13 menit, sedangkan dengan angkot bisa mencapai satu jam.

Selain itu kondisi di Stasiun Gandasoli membuat nyaman dan betah calon penumpang. Di ruang tunggu disediakan kotak P3K dan kamar kecilnya bersih, harum, airnya mengalir deras, serta dilengkapi dispenser sabun untuk cuci tangan.

Menurut Fajri, walaupun lebih murah, nyaman, dan cepat, kehadiran KA Siliwangi tidak mengganggu secara signifikans pendapatan angkot. Karena keberangkatan KA Siliwangi hanya dua kali, itupun bukan pada pagi hari saat warga yang bepergian ke arah kota mencapai puncaknya.

"Untuk kereta yang berangkat sore hari peminatnya tidak begitu banyak karena rata-rata warga yang bepergian ke kota lebih memilih pagi sampai siang hari," tambah Fajri.

Bepergian dengan kereta api, kata dia, mendatangkan kesan dan sensasi tersendiri. Selama menempuh perjalanan singkat ke kota, para penumpang dapat menyaksikan deretan tebing dan hamparan persawahan serta pemandangan alami. Waktu 13 menit tidak terasa, ujar Fajri, ketika matanya menikmati persawahan terakhir, kereta sudah memasuki kawasan Cijangkar yang padat permukiman dan langsung memasuki Stasiun Sukabumi. (Suherman)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...