Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, December 5, 2016

sukabumiNewsnet

Ribuan Kader Partai Politik di Aksi Kita Indonesia Padati Bundaran HI

SUKABUMINEWS.NET, JAKARTA - Sejumlah tokoh partai politik (Parpol) pendukung Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara aksi ‎bertajuk "Kita Indonesia" di area Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (4/12/2016).  

Mereka di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Jakarta Djan Faridz, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.

Selain itu, aksi yang dikenal 412 itu dihadiri pula sejumlah elite Partai Golkar, seperti Agung Laksono, Tantowi Yahya, Nurul Arifin, Theo L Sambuaga, Siswono Yudo Husodo. Lalu hadir pula Wakil Ketua MPR Oesman Sapta, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan, ‎serta sejumlah politikus Partai Nasdem seperti Irma Suryani Chaniago, Saan Mustofa, dan Enggartiasto Lukita.

Politikus Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan, acara bertajuk "Kita Indonesia" ini diinisiasi oleh aliansi kebangsaan. "Dihadiri partai-partai politik pendukung pemerintah, tokoh-tokoh budaya," kata ‎Tantowi Yahya di atas panggung di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, dikutip SINDOnews, Minggu (4/12/2016).

Tantowi mengatakan, acara itu dalam rangka menciptakan Indonesia damai, maju dan stabil. Sementara itu, pantauan Sindonews di lapangan, banyak bendera Partai Golkar dan Partai Nasdem berkibar di  acara tersebut.

Tak sedikit pula warga yang menggunakan kaus Partai Golkar dan Partai Nasdem. Selain itu, hadir pula sejumlah personel Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Satuan Tugas Partai Nasdem.

"Kita hadir di sini bukan untuk berpolitik," kata Tantowi. Diketahui, ‎sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menegaskan acara "Kita Indonesia" di kawasan Car Free Day pada Minggu 4 Desember 2016 tidak boleh mengandung unsur politik. Red***

Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu