Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, December 24, 2016

Redaktur

Legislator Perempuan Asal Sukabumi Masih Sedih di Hari Ibu

sukabumiNews.net, SUKABUMI - Legislator perempuan, Anggota Komisi X yang juga Ketua Fraksi PPP DPR RI, Hj. Reni Marlinawati mengaku masih sedih setiap kali memperingati Hari Ibu. Penyebabnya, angka tingkat kesejahteraan  bagi kalangan ibu masih belum begitu dirasakan dengan indikator masih tingginya angka kematian ibu (AKI) saat melahirkan.

 "Saya hanya bisa bangga terhadap perjuangan para ibu dalam pembangunan bangsa dan pendidikan bagi anak-anaknya. Tapi di sisi merasa sedih karena tingkat kesejahteraan bagi mereka belum dirasakan secara signifikans," kara Reni dalam pernyataan yang disampaikan kepada para wartawan, Kamis (22/12) belum lama ini.

Laporan WHO (World Health Organization) menyebutkan, pada akhir  tahun 2015,  setidaknya 303.000 wanita di seluruh dunia meninggal menjelang dan selama proses persalinan. Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2011-2015 terdapat 126 kasus kematian ibu tiap 100.000 proses persalinan sukses. 

"Angka kematian Ibu menjadi salah satu persoalan serius bagi bangsa ini. Sebuah majalah kesehatan menuliskan bila Anda seorang ibu di Indonesia yang akan melahirkan anak, risiko Anda meninggal dunia sepuluh kali lipat rekan Anda di Malaysia dan Sri Lanka.  AKI masih sangat tinggi di Indonesia," tambah legislator asal daerah pemiliihan Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut.

Setiap tahun, sekitar 20 ribu ibu Indonesia meninggal akibat komplikasi kehamilan atau persalinan.  Sebanyak 259 ibu meninggal dunia pada setiap 100.000 kelahiran hidup. Angka itu lebih dari sepuluh kali AKI Malaysia (19) dan Sri Lanka (24).

Kematian Ibu saat melahirkan ini sebenarnya dapat dicegah, lanjut dia. Salah satunya adalah pemerintah menyediakan sistem kesehatan yang mudah dijangkau oleh semua ibu di berbagai pelosok daerah dengan biaya yang relatif murah. Hal ini  sebagai solusi pencegahan dan penanganan darurat dari segala komplikasi kehamilan dan persalinan. (RED)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu