Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, December 18, 2016

Redaktur

Kades Pondokkaso Landeuh Sisihkan Gaji untuk Guru MD

sukabumiNews, PARUNGKUDA - Kepala Desa Pondokkaso Landeuh, Ujang Sopandi berani menyisihkan sebagian  gajinya untuk guru Madrasah Diniyah (MD) sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan mereka. Ujang berpandangan, sampai saat ini  belum banyak kalangan atau instansi yang memberikan perhatian secara khusus pada  guru MD.

"Sumber penghasilan guru madrasah itu tidak menentu, sedangkan kesejahteraan mereka masih minim. Setahu saya tidak ada anggaran khusus dari pemerintah untuk guru MD seperti halnya dana sertifikasi untuk guru sekolah umum," kata Ujang ketika ditemui di kantornya di Jalan Cicurug-Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Dari dana desa sendiri, ujar dia, tidak alokasi untuk honorarium guru MD. Sementara ini dana desa baru memberikan honorarium untuk guru ngaji. Karena itu Ujang  akan  mengusulkan diberlakukannya bagian dari dana desa untuk kesejahteraan guru MD kepada pemerintah.

"Saya bertekad untuk membela kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan para guru madrasah khususnya di MD. Sementara ini, saya hanya bisa menyisihkan sebagian dari gaji saya untuk mereka. Ke depan, mudah-mudahan pemerintah memperhatikan mereka dengan memberikan honorarium khusus. Kami juga akan menggali potensi ekonomi para guru MD untuk dikembangkan yang nantinya menunjang penghasilan mereka," tutur Ujang.

Jauh sebelum terpilih menjadi kepala desa pada Pilkades serentak awal 2016, Ujang sudah menyampaikan tekad untuk meningkatkan kesejahteraan guru MD. Keinginan ini timbul setelah dirinya melihat dari dekat dengan seksama perjuangan dan pengorbanan guru MD dalam mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak di desanya. Para guru itu tidak banyak menuntut termasuk urusan kesejahteraan.

"Dalam penyampaian visi misi waktu kampanye dulu, saya siap untuk memberikan bukti nyata pengabdian saya kepada masyarakat, salah satunya bagi kalangan guru madrasah," ungkapnya. (Yudi Prangga)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu