Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, December 21, 2016

Redaktur

Hadapi Bencana, Puskesmas Simpenan Siagakan Tiga Ambulance

sukabumiNews.net, SIMPENAN - UPT Puskesmas Simpenan, Kabupaten Sukabumi menyiagakan tiga unit ambulance yang siap beroperasi selama 24 jam  dalam rangka menghadapi, mengantisipasi, dan menanggulangi bencana. Ketiga ambulance tersebut dapat dipanggil ke lokasi yang membutuhkan evakuasi korban bencana di seluruh wilayah Kecamatan Simpenan.

"Pemanggilan ambulance tersebut dapat dilakukan melalui kantor kami atau melalui pos bencana yang ada di tiap-tiap desa," kata Kepala UPT Puskesmas Simpenan, H. Hendra Priatna kepada wartawan, Selasa (20/12/2016) lalu. 

Sifat bencana itu tidak dapat diprediksi. Begitu juga adanya korban pada bencana. Yang jelas, wilayah Simpenan termasuk kawasan rawan banjir dan longsor. Sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat kecamatan, ujar Hendra, Puskesmas Simpenan berkewajiban untuk mengerahkan segala sumber daya untuk meminimalisir jumlah korban dan risiko bencana.

"Kami juga  menyiagakan dua bidan dan dua perawat di tiap puskesmas pembantu yang ada di desa sebagai langkah antisipasi jika diperlukan dalam keadaan darurat bencana," kata dia.
 Guna mempermudah langkah antisipasi, Kantor Kecamatan membentuk pos bencana di tiap-tiap desa yang dipusatkan di Pospol yang terdapat di Desa Cidadap. Para kepala desa diberi tugas tambahan sebagai penanggung jawab operasional pos bencana di desanya masing-masing.

Camat Simpenan, Ahmad Munawar menyatakan, pihaknya tetap  memberlakukan siaga banjir dan longsor. Siaga longsor dan banjir berlaku bagi desa-desa yang dilalui Sungai Cimandiri yakni Desa  Mekarasih, Cibuntu, Cidadap, dan Desa Loji. Pada setiap musim hujan, keempat desa ini kerap dilanda banjir sekaligus longsor di sekitar perbukitan.

Sedangkan desa-desa yang rawan longsor terdiri dari Desa Sangrawayang, Cihaur, dan Desa Kertajaya. Wilayah desa-desa tersebut sebagian besar berupa perbukitan yang curam dan tebing yang cukup tinggi. (Apandi/Red*)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...