Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, December 4, 2016

Redaktur

Aa Gym Minta Kejaksaan Perlakukan Ahok seperti Pelanggar Hukum yang Lain

JAKARTA, [SUKABUMI NEWS] - Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, aksi super damai 212 harus mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa ketidakadilan akan menimbulkan masalah yang cukup besar. Apalagi, ketidakadilan tersebut menimpa orang yang diduga melakukan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan agama. "Kalau orang sifatnya menyentuh Allah, Rasul dan Agama, pasti akan tergerak hatinya," kata Aa Gym di Monas, Jakarta Pusat, dikutip Republika, Jumat (2/12). Aa Gym melanjutkan, jika kejaksaan memperlakukan Ahok seperti pelanggar hukum lainnya dalam kasus penistaan agama, maka rakyat akan lebih bisa menahan diri. Tetapi, kalau kasus tersebut tidak kunjung tuntas, maka massa yang menggelar aksi bisa lebih besar lagi.
"Insya Allah kalau kejaksaan bertindak seperti pada pelanggar sebelumnya, rakyat bisa menahan diri. Harapannya kita kan jadi lebih baik, para pemimpin lebih bijak. Kalau tidak tuntas, ini bisa lebih besar lagi karena ini masalah rasa," terang Aa Gym. Seperti diketahui, sejumlah massa menggelar aksi superdamai 212 di Lapangan Silang Monas, Jumat (2/12). Aksi tersebut dijalankan adalah untuk meminta aparat kepolisian segera memenjarakan Ahok, yang telah ditetapkab sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. [Red**/ROL]
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu