Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, August 19, 2016

sukabumiNewsnet

Tak Ingin Dibajak Negara Lain, Pemerintah Tuntaskan Status Arcandra Pekan Depan

JAKARTA—Kementerian Hukum dan HAM tengah memproses status kewarganegaraan mantan menteri ESDM Arcandra Tahar agar segera kembali berstatus warga negara Indonesia (WNI).

“Pemerintah minggu depan sudah selesai (proses administrasinya). Tinggal pertimbangan DPR,” ucap Freddy Harris, Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementrian Hukum dan Ham, Kamis (18/8/2016).

Freddy menuturkan, kendati nantinya lolos di tingkat parlemen, status Kewarganegaraan Arcandra masih perlu persetujuan Presiden Jokowi.

“Itu bergantung Presiden. Kalau kita ngurus supaya Pak Arcandra jadi WNI kembali dan berbakti kepada negara dan bangsa,” ujar Freddy.

Freddy menambahkan, kini Arcandra tengah ditunggu negara lain, mengingat segudang prestasi yang dimilikinya.

Sebelumnya Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Padjaitan menuturkan sebagian terobosan Arcandra selama 20 hari menjabat sebagai Menteri ESDM. Salah satunya, memangkas nilai investasi atau belanja modal (capex) Blok Masela sampai US 7 miliar dolar.

Hal ini dipandang sebagai salah satu upaya memberantas mafia migas.

“Ini kan Arcandra sudah ditunggu negara lain. Masa mau lepas lagi sih? Sayang dong. Artinya di sini kalau ada negara lain yang inginkan, ini berarti ada satu potensi (yang ia miliki), gitu kan?” demikian Freddy dilansir IslamPos dari Liputan6. [Red***]




Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu