Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, June 25, 2016

sukabumiNewsnet

Negara Dinilai Abaikan Pendidikan Madrasah

sukabumiNews, JAKARTA - Pendidikan madrasah selama ini dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ketua Fraksi PKB DPR RI Ida Fauziyah pun mempertanyakan kehadiran negara dalam memberdayakan madrasah.

Ia mencontohkan, madrasah di Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, itu umurnya sudah satu abad. Usia yang melebihi kemerdekaan bangsa Indonesia sendiri.
“Selama ini 94 persen pendidikan madrasah dikelola oleh masyarakat, maka negara sangat beruntung di mana upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara diambil alih oleh masyarakat, tanpa bantuan negara,'' kata Ida Fauziah, seperti dikutip Republika, dalam sebuah diskusi, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/6).

Menurut Ida, pendidikan madrasah dalam kondisi memprihatinkan, atau tidak hidup tapi juga tidak mati. Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan kepedulian lebih terhadap madrasah, bukan hanya kepada sekolah konvensional saja. (Red***)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu