Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, May 31, 2016

sukabumiNewsnet

PT Semen Jawa Sukabumi Didemo FWSM

sukabumiNews, SUKABUMI – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Warga Sukabumi Melawan (FWSM) menggeruduk PT Siam Cement Group (SCG) yang berlokasi di Jalan Pelabuhan II, Kampung Pangleseran, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, kabupaten Sukabumi, (30/5).

Pabrik semen yang terkenal dengan sebutan Semen Jawa itu terus mendapat penolakan warga, meski sudah sudah satu tahun beroperasi di Sukabumi.

Sambil membawa poster, warga menuntut PT SCG ini diusir karena dinilai sebagi biang Perusak Lingkungan.

“Pihak pabrik Semen Jawa bertanggung jawab atas dampak polusi yang ditimbulkan dari pembangunan pabrik,” ungkap Koordinator Aksi, Ade Suherman dihadapan para wartawan.

"Selain banyaknya anak kecil yang terserang ISPA, banyak juga warga sekitar pabrik yang mengalami gatal-gatal,“akunya.

Kenapa tidak, jelas Ade, PT SCG dalam semalam tiga kali mengeluarkan debu, dan meracuni warga dengan debunya itu.

Belum lagi, ungkap Ade, tingkat kebisingan dari produksi pabrik tersebut sangat mengganggu ketentraman warga, karena jaraknya yang teelalu dekat dengan permukiman warga yang habya lebih kurang 300 meter.

Sementara, Manager CSR PT SCG, Bambang Wiyono yang didampingi Kabid Amdal pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sukabumi, Denis, menjelaskan, semua tahapan untuk menempuh izin dan prosedural sudah ditempuh dan dilakukan PT SCG.

“Semuanya, sudah kami tempuh, termasuk amdal, sudah kami kantongi sejak satu tahun lalu,” tegas Bambang, singkat.

Sementara terkait dugaan pencemaran debu, Bambang menjelaskan, pengolahan semen di SCG sudah sesuai standar, bahkan menurut Bambang, pihaknya menggunakan berbagai alat untuk menciptakan pabrik yang lebih baik dan ramah lingkungan.

“Segalanya yang berkaitan dengan lingkungan, sudah kami perhitungkan. Bahkan setiap tiga bulan sekali kami mengadakan pemeriksaan dan melaporkan hasilnya kepada BLH." Pungkasnya.

Aksi FWSM tersebut berlangsung aman meski sedikit mengalami ketegangan. Hal tersebut berkat kesigapan ratusan aparat, anggota kepolisian dari Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi yang disiagakan. Red***/
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...