Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, January 25, 2016

budi acakatam

Razia Anak Nakal Ala SMAN 5 Kota Sukabumi.

sukabumiNews, SUKABUMI - Anak-anak nakal yang masih bersekolah di SMAN 5 Kota Sukabumi nampaknya harus kembali ke jalan yang “benar”.  Paling tidak, penampilan saat proses pembelajaran sama sekali tak boleh sembarangan. Hal itu terungkap ketika wartawan menyambangi sekolah itu pada Senin, 25/01.

Menurut Budi S Baskara, wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, razia dilakukan rutin selepas upacara bendera  setiap hari Senin. “Seragam adalah gambaran dari disiplin sekolah. Karena itu, pemakaian seragam jadi perhatian utama dalam menegakkan disiplin siswa”, ujar Budi.
Budi juga menuturkan biasanya ada tiga hal prinsip pemakaian seragam sekolah yang acap dilanggar para siswa. Menurut Budi, ketiga hal itu adalah sepatu, celana atau rok dan rambut. “Sepatu yang tidak berwarna hitam, rok atau celana ketat serta rambut yang dicat warna-warni adalah pelanggaran disiplin yang sering ditemui”, ungkapnya.

Razia itu sendiri tampak santai dan penuh gelak tawa. Tak ada siswa atau siswi yang kelihatan tegang dan tertekan. SiswA siswi yang terkena razIa bIasanya mendapat sanksi moral berupa olok-olokan teman-temannya. Bahkan, siswi siswi yang terkena razia karena menggunakan kosmetik seperti lipstik harus rela menghapus kosmetiknya dihadapan peserta upacara bendera. [Budi/Malik]




Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...