Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, November 9, 2015

sukabumiNewsnet

Tempat Penyimpanan Surat Suara Sukabumi tak Layak

sukabumiNews, SUKABUMI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menerima surat suara untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) di sekretariatnya di Komplek Gelanggang Cisaat , Minggu (8/11/2015).

Ratusan ribu lembar surat suara itu tersimpan dalam sebanyak 1.805 dus. Kini ribuan dus itu di simpan dan ditempatkan di bangunan gelanggang Cisaat yang belum selesai, tepat di depan Sekretariat KPU di komplek Gelanggang Cisaat.

Seperti diberitakan INILAHCOM tempat penyimpanan atau gudang surat suara yang termasuk vital ini dibuat dengan berdindingkan bilik bambu di sekelilingnya. Sedangkan bagian atap merupakan bangunan yang terbuat dari coran atau beton.

Bambu-bambu sebagai penyangga bilik pun, ujung bagian atasnya hanya menempel dengan coran beton. Kemungkinannya juga sulit untuk dipaku. Antara bilik bambu bagian atas dengan atap beton sekelilingnya ada celah sekitar 30 centimeter.

Tempat yang dijadikan oleh KPU Kabupaten Sukabumi sebagai penyimpanan surat suara tersebut biasa di pakai tempat parkir motor. Bila ada kegiatan di sekitar gelanggang. Juga lantainya masih bertembok kasar dan kondisi di sekitarnya lembab, terlebih lagi saat ini masuk musim hujan.
"Di tempat ini kalau malam gelap dan suka ada yang pakai ngumpul-ngumpul. Ada yang pacaran ada juga yang mabuk-mabukan. Kalau hujan besar airnya suka masuk sampai ke dalam," ujar sumber INILAH yang sehari-hari biasa berada di sekitar lokasi.

"Saya tidak mengkhawatirkan. Karena kita sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk mengamankan selama 24 jam. Di dalam dan diluar gudang ada pengaman kepolisian," kata Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi, Meri Sariningsih saat dikonfirmasi di Sekretariat KPU, Minggu (8/11/2015).

Menurut dia begitu surat suara sampai ke gudang KPU akan segera dilaksanakan tahap selanjutnya yaitu penyortiran dan pelipatan surat suara. Rencananya dijadwalkan mulai Selasa hingga Kamis yang melibatkan sebanyak 250 orang atau petugas hingga tahap distribusi.

"Kekhawatiran-kekhawatiran itu sudah diantisipasi. Pertama mulai hari ini kepolisian sudah berjaga-jaga. Lantai sudah dibersihkan, sedangkan mengenai kelemahan-kelemahan, seperti menutup langsung sesuai harapan, karena ketersediaan anggaran," ujar dia. Red*
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu