Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, November 10, 2015

sukabumiNewsnet

Penting! Jangan Nikahi Perawan yang Bermasalah Ini

Menikahlah dengan seorang perawan, karena itu dianjurkan, tapi jangan perawan yang kayak ini.

Setiap pria pasti ingin menikah dengan perempuan yang masih perawan. Sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, memang memiliki beberapa keutamaan. Selain cintanya yang masih murni hanya kepada Anda seorang, perawan juga bisa diajak bermain-bermain dalam semua maknanya.

Akan tetapi, jangan pernah berniat menikahi perawan hanya karena urusan bercinta dan kecantikan semata. Meski ianya dibolehkan, bisa saja terjadi hal buruk dikemudian hari. Derajat hadits Nabi tentang anjuran dan kelebihan perawan pastilah benar. Akan tetapi, riwayat tersebut bukan berada di urutan pertama tentang kriteria calon istri idaman. Hanya ada di urutan setelah anjuran menikahi wanita karena agamanya, agar Anda tidak menyesal kelak di kemudian hari.

Sebagiannya lagi menduduki derajat yang lebih bawah. Selain tidak bisa melakukan kebaikan apa pun di rumahnya, mereka juga sangat hobi keluyuran. Siang tidak ada di rumah, baru pulang saat malam menjelang. Ketika dinasehati, dalihnya gaul dan globalisasi. Saat dikerasi, mereka justru lebih piawai dalam membentak yang memberi nasihat. Pun jika yang menasehati adalah orang tua kandungnya.

Duh, ini baru dua jenis loh sob. Akan sangat panjang jika dituliskan semuanya. Belum lagi yang malas sholat, gak mau menghadiri majlis ilmu, dan tidak bisa membaca al-Qur’an. Belum juga yang kerjanya sosial media terus dua puluh empat jam, sehingga tak sempat berdzikir. Dan lain sebagainya.

Jadi, Jangan menikah dengan perempuan hanya karena perawannya. Teliti kualitas agama dan praktiknya dalam kehidupan sehari-hari. Tanyakan itu kepada wali, keluarga, dan sahabat-sahabat dekatnya. Jangan sampai kamu menikahi perawan dalam karung sob!. Repot lagi jika yang kamu nikahi adalah perawan bermasalah.(NIF/musmus.me)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu