Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, October 16, 2015

sukabumiNewsnet

Pemkab Sukabumi Dinilai Membiarkan Desa Cibitung Tetap Tertinggal

sukabumiNews (Mni), SUKABUMI - Sebuah kampung yang terletak di Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung Kabupaen Sukabumi, yakni Kampung Calincing, terlihat sangat memprihatinkan. Selain terlihat lapuk, kampung itu juda terlihat kumuh.

Selain itu, sarana akses jalan sekitar 5 Km dari arah depan jalan umum nasional menuju kampung itu pun tidak pernah tertata baik, apalagi diaspal. Selain kondisi fisik jalan hanya dipenuhi gelombang bebatuan, Dan untuk memasuki kawasan Calincing itu harus melewati jembatan penyebrangan yang tidak bisa dilalui kendaraan kecuali kendaraan roda dua. Fisik jembatan penyebrangan dari papan yang lapuk, tak jarang membahayakan keselamatan warga yang melewati jembatan itu.
Padahal menurut seorang warga cilincing Rt 04/04 Calincing, Cibutung  yang identitasnya minta dirahasiahkan, masyarakat Calincing sangat taat dalam melaksanakan kewajiban sebagai warga negara. “Kami selalu membayar  pajak tepat waktu, dan sebagai warga Sukabumi kami pun sangat mendukung program pembangunan oleh Pemkab Sukabumi,” ucapnya.  “tapi jig atuh tolong perhatikan kondisi masyarakat disini yang serba terbelakang,” tambahnya.

Padahal dilain pihak Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar pernah mengatakan, dana untuk pembangunan masyarakat desa sudah terserap 95 % dengan harapan tidak ada lagi desa tertinggal. Namun, harapan pemerintah dengan berbagai serapan program melalui Anggaran Alokasi Desa ( ADD), Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP), dan berbagai program lainnya itu masih jauh dari harapan, terutama  untuk masyarakat pedesaan di kawasan Sukabumi Selatan. (Nn)

Editor: Malik
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu