Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, October 7, 2015

sukabumiNewsnet

Mahasiswa Sukabumi Demo Solidaritas Salim Kancil

sukabumiNews, SUKABUMI – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Sukabumi (LMS) melakukan aksi solidaritas korban pembunuhan aktivis Salim Kancil, akibat menolak pertambangan ilegal di Desa Lumajang.

Mereka membawa spanduk dari kain putih bertuliskan ‘LMS Peduli Salim Kancil’. Mereka menyampaikan tuntutan agar kasus tersebut diungkap tuntas yang disampaikan di Bundaran Tugu Adipura Kota Sukabumi, Mapolres Sukabumi Kota dan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sukabumi.

Aksi ini dilatarbelakangi kepedulian dan kemanusiaan serta keprihatinan terkait tragedi pembunuhan yang menimpa salah seorang petani yang menolak penambangan pasir ilegal. Yakni, Salim Kancil yang diseret dari rumahnya sampai ke Balai Desa Lumajang oleh 20 orang yang didalangi Kades Lumajang hingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Tragedi tersebut membuat kami prihatin, penegakan supremasi hukum masih tebang pilih serta penegakan hukum yang tajam ke bawah tumpul ke atas. Orang kecil dilarang beraspirasi dan nyawanya orang kecil terkesan murah,” ungkap Koordinator Aksi, Irfan Virgiawan kepada wartawan di sela-sela aksi solidaritas, senin (5/10).

Menurutnya, tragedi ini lebih kejam dari kejadian 30 S/PKI karena dilakukan pada siang hari dan di area pemerintahan serta disaksikan oleh masyarakat banyak yang sebagian adalah anak-anak.
Semua ini tidak berprikemanusiaan. Petani Salim Kancil dibunuh karena berjuang mempertahankan hak rakyat Lumajang dari kapitalisme yang rakus serta tidak bertanggung jawab.

“Kami meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus pembuhuhan Salim. Bongkar semua orang yang terlibat di belakang kejadian itu semua,” pinta Irfan.

Ia melanjutkan, kejadian pembutuhan Salim Kancil merupakan catatan sejarah kelam bagi bangsa Indonesia, pemerintah berusaha mengubur kembali sebuah kebenaran dari rentetan peristiwa-peristiwa perlawanan rakyat untuk menolak ketidakadilan serta mempertahankan hak-hak rakyat kecil.

“Pembunuhan Salim Kancil sebagian kecil peristiwa yang terjadi di bangsa Indonesia yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencoba membungkam suara rakyat oleh penguasa dan pengusaha,” tegas aktivis HMI ini. Red*


Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu