Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, September 4, 2015

sukabumiNewsnet

Walikota Harus Menjamin Sukabumi Kondusif

SUKABUMI – Perselisihan antara Pemkot Sukabumi dan Gabungan Ormas Islam Bersatu (GOIB) Sukabumi dalam menyikapi persoalan penindakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Sukabumi membuat Ketua Umum Masyarakat Peduli Hukum dan HAM, AA Brata Soedirdja ikut angkat bicara.
Menurutnya, kondusifitas Kota Sukabumi harus dijaga oleh semua pihak terlebih oleh Walikota Sukabumi, M Muraz.
“Persoalan yang dapat merobek kondusifitas serta keamanan dan ketertiban Kota Sukabumi harus secepatnya diselesaikan oleh Pemkot Sukabumi. Walikota Sukabumi bersama masyarakat dan pihak penegak hukum harus memastikan Kota Sukabumi kondusif,” ungkap Brata, seperti dikutip sukabumiNews dari Radar Sukabumi, Kamis (3/8/15).
Masih kata Brata, Pemkot Sukabumi harus memiliki ketegasan dalam menertibkan aktivitas JAI di Kota Sukabumi. Lantaran, Masjid Bilal Kota Sukabumi diduga dijadikan sebagai sarana dan prasarana untuk melakukan aktivitas penyebaran aliran sesat di wilayah Sukabumi.
“Persoalan Ahmadiyah jangan dimasukan dalam persoalan kebebasan dalam beragama. Semua ini bukan persoalan hak individu yang dicuri atau dibatasi oleh pemerintah. Tapi persoalan aliran sesat yang sudah dibatasi oleh aturan yang sudah dibuat pemerintah. Karena, Ahmadiyah bukan agama yang diakui oleh pemerintah. Apalagi sudah difatwakan bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat,” tandasnya. [Red*]
Editor: Malik


Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu