Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, August 10, 2015

sukabumiNewsnet

DPPKP Kota Sukabumi: Waspada Peredaran Daging Celeng

SUKABUMI--Dinas pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi, Minggu (9/8/2015) membentuk tim waspada peredaran daging murah oplosan babi celeng. Tim dibentuk seiring kenaikan harga daging sapi sejumlah pasar tradisional di Kota Sukabumi.

“Para pedagang sengaja mengoplos dengan daging sapi yang masih segar agar harganya murah. Dari kenaikan harga daging sapi Disnak tengah mewaspadai daging babi hutan masuk ke sejumlah pasar tradisional,” kata Kepala Dinas pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi, Minggu (9/8/2015)


DPPKP meminta warga dimintai untuk cermat memilih sebelum membelinya. Perbedaan dagiung sapi dengan babi hutan, tidak hanya daging babi memiliki warna yang lebih pucat dari daging sapi.

Tapi daging sapi serat-serat daging tampak padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas. “Sedangkan pada daging babi, serat-seratnya terlihat samar dan sangat renggang,” katanya. (PRLM/Ahmad Rayadie/A-89)***


Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu