Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, July 8, 2015

sukabumiNewsnet

Rel Kereta Dijadikan Warga Sebagai Lahan Ngabuburit

sukabumiNews, CIBADAK--Sekitar pukul 16.00 Wib, lintasan rel kereta api Segog di kampung Lembursawah, Cibadak, Sukabumi dipadati warga. Ia digunakan sebagai lahan untuk ngabuburit. Keramaian tersebut otomatis dimanfaatkan para pedagang makanan takjil -pembuka puasa- untuk mengais rejeki.

Meski warga maupun para pedagang itu seolah menantang maut, namun mereka tidak memperdulikannya.
“Kami sudah tahu, bahwa pada jam 16.00 hingga kurang lebih 17.30 atau menjelang buka, bukanlah jadwal kereta lewat”, kata Dadan, seorang pedagang, sekaligus warga sekitar kepada sukabumiNews, Selasa, (7/7).

Dadan mengaku jika dirinya tidak takut berjualan di rel karena sirene akan datangnya kereta sudah dibunyikan sejak awal ketika kereta masih jauh.

“Jadi kalaupun ada kerata mau lewat, saya masih punya kesempatan untuk memindahkan dagangan saya”. Ucapnya.

Berbagai makanan takjil seperti es cendol bolo-bolo, keripik, bakso, gorengan bahkan petasan dijual di jalur rel kereta ini. [Red*]


Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu