Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, July 8, 2015

sukabumiNewsnet

6 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Sukabumi

sukabumiNews, SUKABUMI– Sedikitnya ada enam titik rawan macet dan kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) di sepanjang jalur lintasan mudik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan data Satlantas Polres Sukabumi, keenam titik lokasi rawan macet dan laka lantas itu yakni si wilayah Jalur Bangkongreang-Cicurug, Jalur Bojongkokosan-Parungkuda, Jalur Leuwiorok-Gawirluhur-Parungkuda, Jalur Karangtengah-Cibadak, Jalur Alternatif Cikidang-Pelabuhan Ratu, dan Jalan Raya Citepus- Pelabuhan Ratu.

Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan, kepolisian bekerjasama dengan instansi terkait menjamin pada H-7 di titik-titik tersebut akan sudah terpasang rambu-rambu lalu-lintas. Pemasangan rambu-rambu ini.

“Jauh-jauh hari kami sudah melakukan pemetaan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan. Tindakan ini dilakukan tiada lain untuk mengurai kemacetan memasuki Ramadan, arus mudik maupun balik Lebaran”, jelasnya.

Sedangkan, menurut Erik, seperti dikutip dari Pos Kota, jalur Utara Sukabumi acapkali dilintasi pemudik dari arah Jakarta, Bogor dan Ciawi (Jagorawi) jika jalur Puncak-Bogor terjadi penumpukan kendaraan.

Menurut Erik, dengan adanya pemetaan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan ini akan lebih memudahkan dalam meminimalisir dan mengantisipasi keduanya. Apabila terjadi kepadatan kendaraan, lanjutnya, akan mengoptimalkan jalur alternatif, baik ruas alternatif Cicurug- Parungkuda maupun jalan alternatif Cibadak-Nagrak. Termasuk menyiagakan sejumlah personil di titik-titik yang sudah dipetakan tersebut.

Diakui Erik, jalur utara Sukabumi di sepanjang Jalan Cibadak hingga Cicurug merupakan daerah yang seringkali terjadi kemacetan. Soalnya, volume kendaraan tidak seimbang dengan kapasitas jalan di Utara Sukabumi.

Terutama di titik-titik yang berdekatan dengan pasar. Maka itu, untuk memperlancar arus mudik, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran akan diberlakukan pelarangan beroperasinya kendaraan berat dan mobil bak terbuka. Larangan itu sebagai salah satu upaya juga meminimalisir terjadinya kecelakaan, terutama di ruas Jalan Cikidang yang merupakan jalan alternatif dari utara ke Pelabuhan Ratu. [Red*]


Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu