Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, June 3, 2015

sukabumiNewsnet

Warga Jadikan Jalan Berlubang Tempat Mancing di Sukabumi

sukabumiNews, SUKABUMI – Warga Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi memancing ikan di ruas Jalan Merdeka yang berlubang menyerupai kolam. Mereka sengaja menanami ikan tersebut sebagai bentuk protes terhadap pemerintah lantaran jalan rusak tersebut terkesan dibiarkan, Selasa (2/6).

Kerusakan jalan tersebut cukup parah. Kedalamannya mencapai 30 centimeter dengan diameter kerusakan hingga satu meter. Di lokasi ini, sejumlah warga menanami ikan. Lalu, mereka memancingnya ramai-ramai.
Ketua Karangtaruna, Ferri Maulana mengatakan aksi ramai-ramai menanami ikan di jalan berlubang memang sengaja dilakukan karena pemerintah tak kunjung memperbaikinya. Menurut Ferri, kerusakan jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas warga.

“Kami sengaja menjadikannya kolam pemancingan. Ini bukan sekadar buat hiburan, tapi bentuk protes warga terhadap pemerintah karena belum memperbaiki jalan rusak itu. Keruasakan jalan sudah sejak 2014 lalu,” keluh Ferri.

Menurut Ferri, pemerintah terkesan menganaktirikan perbaikan jalan di wilayahnya. Sejumlah ruas jalan lain di tempat yang sama sudah diperbaiki. Warga, kata Ferri, sudah bebeberapa kali berupaya mengajukan permohonan perbaikan jalan rusak.

“Belum ada kapan adanya perbaikan jalan. Para pengendara setiap melewati jalan rusak itu harus berhati-hati karena khawatir teperosok ke kubangan,” jelasnya.

Berdasarkan catatan Polsek Lembursitu, kerusakan jalan di Kelurahan Cipanengah sudah mengakibatkan tiga kali kecelakaan lalu-lintas. “Kondisi jalan ini harus segera diperbaiki karena khawatir akan mengakibatkan kecelakaan,” tegas Kapolsek Lembursitu AK Supardi. (sule/d/poskota) #sukabumiNews.

FOTO: Sejumlah warga memancing ikan di jalan rusak yang ditanami ikan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.



Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu