Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, June 24, 2015

sukabumiNewsnet

Pemkot Sukabumi Gelar Pasar Murah di Tujuh Kecamatan

sukabumiNews, SUKABUMI -- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar pasar murah dan bazaar Ramadhan di tujuh kecamatan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu warga tidak mampu di tengah mahalnya harga sembako.
 
"Pemkot menggelar pasar murah secara bergantian di tujuh kecamatan," ujar Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi seperti dikutip sukabumiNews dari ROL, Senin (22/6).
Pelaksanaanya mulai dilakukan pada Senin (22/6) dan Selasa (23/6) di Kecamatan Lembursitu. Berikutnya menyusul Kecamatan Warudoyong, Gunung Puyuh, Cikole, Citamiang, Baros, dan Cibeureum.

Di pasar murah ini warga bisa membeli paket sembako dengan harga murah dibanding di pasaran. Jenis sembako yang dijual yakni beras, gula pasir, minyak goreng, terigu, dan kacang. Selisih harga antara harga sembako di pasar murah dengan pasaran mencapai kisaran Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu per kilogram.

Harga beras misalnya dijual Rp 21 ribu per tiga kilogram, gula pasir Rp 10 ribu per kilogram, dan tepung terigu Rp 6 ribu per kilogram. Selain itu minyak goreng Rp 9 ribu per kilogram, dan kacang tanah sebesar Rp 22 ribu per kilogram.

Menurut Fahmi, harga sembako tersebut mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sehingga harganya bisa jauh lebih murah.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi Ayep Supriatna menambahkan, kegiatan pasar murah ini memang rutin digelar pemkot pada bulan puasa. 

"Tujuannya, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya," ujar dia.

Dari pantauan Diskoperindag, ujar Ayep, animo warga untuk membeli sembako di pasar murah cukup tinggi. Sementara total jumlah sembako yang disiapkan masing-masing sebanyak tujuh ton. Alokasi dana yang digunakan untuk pasar murah ini sebesar Rp 90 juta.

Penyelenggaraan pasar murah ini lanjut Ayep, tidak akan berdampak besar pada perkembangan harga di pasar. Pasalnya, kegiatan pasar murah hanya dilakukan untuk komoditas tertentu dan ditujukan untuk membantu warga miskin.  Red*/



Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu