Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, June 24, 2015

sukabumiNewsnet

Pemkot Sukabumi Dinilai Buang Angggaran

sukabumiNews, SUKABUMI – Fasilitas untuk jalur sepeda yang disediakan Pemkot Sukabumi, ternyata kurang mendapat repon positif dari beberapa kalangan. Bukan karena langkah perubahan yang dikeluarkan oleh instansi terkait untuk memfasilitasi para pecinta sepeda, melainkan ketegasan Pemkot Sukabumi untuk menjami jalur tersebut bebas dari kendaraan lain.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Sukabumi Luviana Adam mengatakan, jika pemerintah Kota Sukabumi serius terhadap pengerjaan jalur sepeda tersebut, maka pemkot juga akan serius merancang bagaimana konsekwensinya bagi para pelanggar pengguna jalur sepeda tersebut.

“Jika serius namun diibiarkan saja begitu, lalu parkir memeuhi jalur tersebut bagaimana bisa disebutkan serius,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, jika memang pemkot membuatkan jalur khusu tersebut itu sangat luar biasa karena selama ini pengendara sepeda seolah terdeskreditkan oleh pengendara lain di jalan raya. Namun menurutnya, jangan sampai juga dengan niatan baik pemerintah kota memfasilitasi pengguna sepeda menjadi sia-sia karena ulah orang-orang yang menghabiskan jalur tersebut untuk parkir.

“Berarti pemkot hanya menghamburkan anggaran saja, tak ada niat untuk memfasilitasi pengendara sepeda,” tegasnya.

Dari hasil pantauwan, jalur yang sudah dibuat oleh Pemkot Sukabumi nampak sudah terlihat cantik. Tapi sayang, keindahan itu tercoreng oleh banyaknya parkir liar memadati sepajang jalur tersebut.
Namun pihaknya mengaku akan terus serius mengembangkan hal tersebut, penataan dan semangat agar tersedianya jalur sepeda telah direncanakan sejak awal yang saat ini ditangani oleh pihak dishub termasuk anggarannya itu.

Meskipun keseriusan tersebut terlihat dari telah selesainya satu jalur yang dibuat di depan pemda, tapi untuk persoalan sangsi jika jalur tersebut dipergunakan oleh pengendara lain seperti kendaraan roda empat untuk parkir di jalur tersebut belum direncanakan. Dirinya mengaku belum ada rencana untuk pembahasan persoalan sangsi dan perda yang mengatur jalur tersebut. [Red*/Pojoksatu]


Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu