Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, April 14, 2015

sukabumiNewsnet

Rem Blong, Truk Pasir Seruduk Mobil dan Motor

sukabumiNews, SUKABUMI--Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Kali ini truk tronton pengangkut pasir menyeruduk dua mobil dan menggilas motor.


Peristiwa itu terjadi di ruas Jalan Sukabumi-Cianjur, Jembatan Ciandam, Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Selasa (14/4/2015) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat kecelakaan lalu lintas, arus lalu lintas sempat macet beberapa jam. Diduga kecelakaan terjadi akibat rem truk tronton bernomor polisi F 8478 FP itu blong.

Peristiwa kecelakaanterjadi saat arus lalu lintas sedang macet. Tiba-tiba truk menabrak mobil Toyota Kijang Grand nopol F 1264 TB yang berada di depannya hingga berputar.

Terkena benturan keras, mobil itu pun menabrak sebuah mobil lainnya Toyota Innova. Truk akhirnya berhenti setelah melindas sepeda motor Mio J nopol F 4296 TF.

Motor yang ditumpangi satu keluarga yaitu suami dan istri serta seorang anak akhirnya berada di kolong truk. Dengan susah payah, korban berhasil dikeluarkan dari kolong truk dan dievakuasi ke IGD RSUD R Syamsudin.

"Saya mendengar suara benturan keras. Saat dilihat ternyata ada truk dan beberapa mobil tabrakan. Setelah didekati saya melihat ada motor di kolong truk, kami bersama warga berusaha mengevakuasi tapi kesulitan," kata Kustiana (45).

Kepala Satuan Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Karyaman mengatakan untuk sementara diduga penyebab kecelakaan ini akibat truk toronton mengalami rem blong.

"Apalagi saat kejadian kondisi hujan sehingga jalan licin. Sopir nampaknya kehilangan kendali dan langsung menabrak beberapa kendaraan di depannya," kata Karyaman kepada wartawan. Red*[hus/inilahcom]


Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu