Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, April 4, 2015

sukabumiNewsnet

Longsor Melanda 18 Titik di Cibadak Sukabumi

sukabumiNews, SUKABUMI--Sebanyak 18 titik dilanda longsor di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Hal itu berdasarkan hasil pendataan aparat kecamatan setempat.

"Kami masih mendata berapa jumlah rumah yang rusak di 18 titik longsor tersebut, namun pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa, rumah yang rusak mayoritas rusak sedang dan ringan," kata Camat Cibadak Abdul Rivai, di Sukabumi, Kamis (2/4).


Menurutnya, ke-18 titik longsor tersebut tersebar pada 13 RW di beberapa desa dan kelurahan.

Khusus di Kelurahan Cibadak tercatat ada 13 titik longsor, sisanya tersebar di beberapa desa Ciheulang Tonggoh, Warnajati, Karangtengah, dan desa lainnya.


Bencana ini, katanya, disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur dari siang hingga malam hari.

Tentang kerugian belum diketahui jumlahnya karena longsor masih terjadi di beberapa titik. Sebagian warga sudah ada yang mengungsi ke tempat yang lebih aman.


"Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, agar warga yang rumahnya terancam longsor dengan jumlah sekitar 30 kepala keluarga bisa segera ditanggulangi," katanya.


Rivai juga mengimbau kepada warga untuk selalu waspada mengingat curah hujan yang tinggi rawan terjadi bencana alam seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung.


Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kabupaten Sukabumi Irwan Fajar mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan penanggulangan dan antisipasi terjadinya bencana tanah longsor, apalagi saat ini Kabupaten Sukabumi tengah berstatus darurat bencana longsor.

"Untuk daerah yang rawan bencana longsor, kami sudah memasang beronjong kawat untuk menahan material tanah agar tidak longsor dan tengah melakukan pendataan di lokasi yang terkena dampak bencana ini," katanya. Red*[beritasatu]



Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu