Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, February 2, 2015

Malik Sukabumi

Tiga Jembatan di Sukabumi Terancam Rusak

CIBADAK - Tiga jembatan di atas jalan nasional terancam rusak parah. Selain dikhawatirkan akan ambruk karena besi penyangga sudah nampak terlihat di permukaan, hal itu juga membuat arus kendaraan menjadi padat merayap.

Tiga jembatan tersebut yakni jembatan Cibadak Sekarwangi, Pamuruyan dan Parungkuda. Di sepanjang bahu jembatan tersebut, aspal sudah nampak berlubang dan besi pengangga jembatan sudah mulai terlihat.

Diduga kuat, kerusakan jalan tersebut akibat kualitas pengaspalan rendah yang diguyur hujan lebat dan digilas kendaraan over tonase. Salah satu pengendara roda dua yang melintas jembatan, Sopyandi (29) mengatakan, setiap melintasi di jembatan tersebut, seluruh kendaraan pasti melaju dengan kecepatan rendah.

"Bukan hanya saya saja pak yang bawa kendaraan lambat, tapi juga pengendara lain. Kami khawatir celaka," ujar Sopyandi, seperti dikutip sukabumiNews dari  JPNNcom, Senin (02/02).

Seperti diberitakan media online tersebut, Yandi, sapaan akrab Sopyandi, dirinya kerap menyaksikan kendaraan roda dua yang terjatuh akibat licinnya jalan karena lumpur dan juga lubang di atas bahu jalan yang tertutup genangan air.

Ia berharap, pemerintah segera memperbaikinya dengan kualitas baik alias tanpa asal-asalan.
 "Saya aneh dengan pemerintah, sudah jalan begini rusaknya kok dibiarkan. Apa harus menunggu dulu ada korban jiwa yang berjatuhan," geramnya.

Menyikapi akan hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Adjo Sardjono, mengaku prihatin atas keadaan jalan mulai banyak yang rusak. Dirinya berjanji, akan menyampaikan hal itu kepada pemerintah pusat.

"Kami mengerti keluh kesah masyarakat atas keadaan jalan saat ini. Itu akan kembali kami sampaikan kepada pemerintah pusat selaku penanggung jawab jalan nasional," tegas Adjo. (jpnn/sukabumiNews)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu