Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, December 9, 2014

sukabumiNewsnet

Tobat jadi Wanita Penghibur, Montenegro Terima Ribuan Lamaran Nikah

sukabumiNews, SYDNEY- Gwyneth Montenegro (36), seorang wanita penghibur yang mengaku telah meniduri lebih dari 10 ribu pria, dihujani oleh ribuan surat lamaran setelah dirinya menyatakan siap untuk memusatkan perhatiannya kepada seorang pria berhati baik.

Wanita asal Australia itu awalnya menerima 80 surat lamaran ketika peluncuran bukunya diberitakan oleh Daily Mail Australia di bulan Juli 2014. Buku itu berjudul 10.000 Pria dan Terus Menghitung.
Namun reaksi ini tidak seberapa dibandingkan dengan perhatian global yang luar biasa kepada dirinya, ketika ia menyatakan bahwa sudah waktunya untuk menetap dan melupakan masa lalunya.
Ia mengaku sudah meniduri 10.091 pria berusia di atas 12 tahun, dan pernah menjadi pecandu narkoba dan alkohol.

Sebagian besar pria yang melamarnya berasal dari negara-negara besar termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Turki dan sejumlah negara di Eropa Timur.

Mereka mengaku tertarik menikahi Montenegro karena telah meninggalkan kehidupan kelamnya dan ingin memiliki hidup yang lebih baik.

Setelah meninggalkan karirnya tiga tahun lalu, Montenegro saat ini mencari nafkah sebagai pilot pesawat komersial, penulis, dan master praktisi Program Linguistik Neuro (NLP).
Pengagumnya melihatnya sebagai inspirator.

"Saya akan menikah denganmu, anda seorang wanita pekerja keras tidak peduli apa yang anda lakukan, tidak mendefinisikan anda, mengenai masa lalu adalah masa lalu anda, bangga dengan apa yang anda capai setelah anda keluar dari industri itu," tutur seorang pengagum Montenegro.

Namun ada saja ada saja yang mengirimkan surat dengan pesan yang tidak biasa. Seperti seorang pria berasal dari India. Dia mengatakan ingin menikahi Montenegro karena dia memiliki banyak uang.
"Saya pikir wow ia benar-benar tahu bagaimana untuk merayu seorang wanita," ujar Montenegro diiringi dengan tawa lepasnya.

Meskipun mendapatkan banyak tawaran, Montenegro mengaku tak ingin cepat-cepat mengambil keputusan. "Masih terlalu dini untuk mengatakannya, namun saya akan tetap membuka pintu. Saya tak ingin terburu-buru, karena saya ingin memastikan mereka bukan orang gila," katanya.(dailymail.co.uk)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu