Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, November 24, 2014

Malik Sukabumi

Ray Rangkuti Prediksi Umur Pemerintahan Jokowi Cuma Dua Tahun.

JAKARTA - Gaya memimpin Presiden Joko "Jokowi" Widodo dinilai berubah siring terpilih menjadi Presiden Indonesia periode 2014-2019. Kini Jokowi sering takut kalau berbenturan dengan kepentingan partai politik saat mengambil kebijakan. 

Menurut Direktur Eksekutif Lingkaran Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti beda dengan gaya Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, kala itu Jokowi lebih baik dan lebih berani dalam mengambil keputusan. 

"Kalau Jokowi masih seperti dulu itu akan kuat dan sulit dijatuhkan. Tapi dengan sikap sekarang saya tidak yakin bahkan saya kira paling cuma 2 tahun (lalu dijatuhkan)," kata Ray Rangkuti dalam diskusi bertajuk 'Pak Jokowi Ikut Parpol, Apa Nasib Gerakan Anti Mafia dan Korupsi?' di Kafe Deli, Jakarta Pusat, Minggu (23/11/2014).

Pendiri Lingkar Studi Aksi untuk Demokrasi Indonesia itu menambahkan bahwa Jokowi sejak dilantik sebagai presiden belum terlihat sepak terjangnya. Justru Jokowi banyak mengutamakan kompromi politik dengan parpol koalisinya.

"Padahal parpol juga tidak akan berani dengan presiden yang populer," kata Pengamat Politik tersebut. Di sisi lain, imbuh Ray, koalisinya justru tak berkuasa di parlemen. Red*
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu