Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, November 12, 2014

sukabumiNewsnet

Pemkot Sukabumi akan Panggil Pemilik Perumahan

SUKABUMI - Terkait ambruknya sebagian bangunan SD Negeri 1 Subang Jaya, Pemkot Sukabumi akan memanggil pemilik perumahan kavling di Kampung Harempoy, Desa Subang Jaya Kecamatan Cikole.

"Kami akan segera memanggil pemilik perumahan kapling itu," kata Assisten Daerah (Assda) Dua Setda Kota Sukabumi, Kostaman kepada wartawan usai meninjau lokasi, Senin (11/11/2014).

Menurut Kostaman, selain satu ruang bangunan SD yang jebol dan beberapa ruang lain terancam, dia juga mendapatkan laporan kejadian yang sama pernah dialami masyarakat.

"Selain SD, juga ada rumah warga yang rusak sebelumnya," ujar dia.

Sementara, Ketua RW 10 Tatang Kurnaedi menjelaskan, sebelumnya ada empat rumah rusak. Dua rusak berat dan dua rusak ringan. Serta terdapat dua rumah terancam bila dinding ambruk.

"Kalau kejadian di SD ini baru sekarang. Sebelumnya pernah ada dua rumah yang jebol. Namun permasalahannya sudah diselesaikan dan ada ganti rugi," jelas Tatang, seperti dikutip inilahcom, hari ini.

Diberitakan sebelumnya hujan deras guyur Kota Sukabumi, SD Negeri Subang Jaya 1 di Kampung Harempoy Kelurahan Subang Jaya Kecamatan Cikole, tergerus tanah longsor, Senin (10/11/2014) malam.

Longsoran tanah itu berasal dari komplek perumahan kavling yang berlokasi berdampingan dengan lembaga pendidikan tersebut. Bangunan perumahan itu berdiri sejak 2004.

Data SDN Subang Jaya 1 menyebutkan satu lokal kelas 1 jebol dindingnya, dan 5 ruang lainnya dalam kondisi terancam. Bangunan berjajar ini meliputi kelas 1, 2, 3 dan 6 serta ruang guru dan ruang penjaga sekolah. Juga empat ruang WC siswa.

"Kejadiannya kemarin malam saat hujan deras. Yang jebol kelas satu, dan ruang lainnya terancam," kata Kepala SDN 1 Ebah Suaebah. Red**[inilahcom/smiNews]
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu