Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, November 13, 2014

sukabumiNewsnet

Demo Kenaikan BBM, Mahasiswa UKI Sandera Truk Tangki

sukabumiNews, JAKARTA - Puluhan mahasiwa dari berbagai kampus di Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/11/2014).

Dalam aksi yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB itu, para mahasiswa membakar ban dan memblokir Jalan Mayjen Sutoyo. Tak hanya itu, untuk mengekspresikan penolakan terhadap rencana penaikan harga BBM bersubsidi, para mahasiswa sempat menyandera sebuah truk tangki yang melintas di sekitar lokasi.

Para mahasiswa itu mengarahkan sopir truk berplat nomor T 9083 DI itu untuk melintasi ban yang dibakar di sisi jalan. Namun permintaan itu ditolak pengemudi dengan alasan keamanan.

Truk yang sedang mengangkut ribuan liter bahan bakar jenis bensin itu dikhawatirkan akan meledak jika dipaksa melintasi ban yang dibakar para demonstran.

"Jangan ini isinya masih penuh. Kalau meledak kita semua mati," kata sopir truk yang tak diketahui namanya.

Usai melepas truk yang disandera, para demonstran masuk ke dalam area kampus UKI. Meski situasi berangsur kondusif, para mahasiswa masih memblokir Jalan Mayjen Sutoyo dengan bambu yang dipasang melintang. Puluhan mahasiswa yang sudah berada di dalam area kampus UKI pun berupaya memprovokasi aparat kepolisian.

Dalam aksinya, sebanyak sekira 50 mahasiswa yang berasal sejumlah elemen seperti PMII, HMI, GMNI, GMKI, PMKRI, dan KAMMI yang menamakan diri Organisasi Mahasiswa Cipayung Plus DKI ini menyerukan seluruh mahasiswa untuk keluar ke jalan dan turut serta berdemonstrasi menolak rencana kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi.

Tak hanya itu, para demonstran juga mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk berhenti membayar pajak jika rencana kebijakan kenaikan harga BBM direalisasikan.

"Kami mengutuk pemerintahan Jokowi-JK yang ingin menaikkan harga BBM dan menuntut pemerintah untuk memberantas mafia migas, mengambil alih pengelolaan migas serta menghapus SPBU milik asing yang beroperasi di Indonesia," kata seorang mahasiswa.

Sorch: okezone
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu