Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, October 11, 2014

sukabumiNewsnet

10 Tokoh Nasional Dapat Indonesia Satu Award

JAKARTA, [SUKABUMInews] - Dalam penyelenggaraannya yang keempat, Indonesiasatu Foundation kembali menggelar Indonesia Satu Award yang merupakan anugerah komitmen Pemimpin Pancasila kepada 10 tokoh nasional.

Mereka adalah pemimpin-pemimpin yang dianggap berkomitmen mewacanakan dan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam posisi mereka masing-masing
.
Pemimpin-pemimpin tersebut diantaranya Hamdan Zoelva (Hakim Konstitusi Republik Indonesia), Azwar Abubakar (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Jimly Asshiddiqie (Pakar Hukum Tata Negara), G.K. Ratu Hemas (Wakil Ketua DPD-RI) dan Rokhmin Dahuri (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI).

Kemudian, Nanan Soekarna (Mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara RI), Djoko Santoso (Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat), Irman Gusman (Ketua DPD-RI), Suryo Bambang Sulisto (Ketua Kadin), Todung Mulya Lubis (Pengacara dan Tokoh HAM), Dwi Soetjipto (Presdir PT. Semen Indonesia dan Ali Masykur Musa (Wakil Ketua BPK).

"Kriteria penerima penghargaan adalah mereka harus memiliki integritas, personalitas dan profesionalitas," imbuh Freddy Ndolu, pendiri Indonesiasatu Foundation pada malam Penganugerahan Pemimpin Pancasila atau Indonesia Satu Award di Jakarta, Jumat (10/10).

Penyelenggaraan yang bertepatan dengan masa-masa transisi pemerintahan yang baru, membuat Indonesiasatu Foundation memilih tema yang bisa membangkitkan rasa kesatuan.

"Bertepatan dengan masa-masa transisi pemerintahan ini, maka kita mengambil tema Konsolidasi Kebangsaan. Kita juga mengundang tokoh lintas partai pada malam ini agar terjadi sinergi kebangsaan itu," pungkasnya.

Penganugerahan Komitmen Pemimpin Pancasila secara berturut-turut dilakukan di Kupang (NTT) pada 2011, Palangka Raya (Kalimantan Tengah) pada 2012 dan Yogyakarta (Keraton Yogya) pada 2013.

(beritasatuCom)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu