Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, July 10, 2014

Kang Malik As

“Pemihakan Saya Hanya kepada Bangsa dan Negara”


Sampai malam ini dan Insya Allah seterusnya, saya tetap mempertahankan sikap netral saya dalam Pilpres 2014 ini. Malam ini tvone mengundang saya, katanya ada acara dialog menghadirkan saya dan Mahfud MD. Saya diposisikan sebagai pengamat dalam acara ini.

Saya sudah datang ke gedung Bidakara, tapi saya minta maaf kepada crew tvone, saya tidak bisa ikut dalam acara tersebut. Saya katakan, kehadiran saya dalam acara Presiden Pilihan Rakyat di tvone, bisa menimbulkan anggapan saya memihak kubu Prabowo. Saya ingin tetap netral, tidak mendukung apalagi memihak kepada salah satu pasangan, tidak Prabowo-Hatta, tidak juga Jokowi-JK.

Saya tidak punya kepentingan siapa diantara pasangan ini yang terpilih maupun yang kalah. Saya pegang teguh sikap netral saya. Pemihakan saya hanya kepada bangsa dan negara, bukan kepada orang, termasuk siapapun yang nanti jadi Presiden dan Wakil Presiden.

Dari zaman Presiden Suharto sikap saya selalu seperti itu dan sampai sekarang tidak berubah. Saya rela diberhentikan dari suatu jabatan, karena saya berbeda pendapat dengan Presiden, apalagi jika saya anggap Presiden melanggar UUD 1945.

Kepada kubu Jokowi yang malam ini juga menelpon saya meminta membela mereka, saya katakan sikap saya netral. Saya katakan, saya akan menghadiri festival film internasional di Madrid, Spanyol, mulai pertengahan Juli sampai awal Agustus. Karena itu, saya tidak mungkin akan menangani perkara perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di MK. Kepergian saya ke Eropa juga merupakan bagian sikap netral saya untuk tidak memihak salah satu pasangan capres jika mereka bersengketa di MK.

Saya baru akan turun tangan, bila akibat pilpres ini keadaan bangsa dan negara menjadi genting dan situasi keselamatan negara terancam. Kalau itu yang terjadi, saya akan menunda kegiatan apapun dan fokus tangani keadaan bangsa dan negara seperti saya lakukan di tahun 1998. Tapi kalau hanya kepentingan politik antara Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK serta para pendukungnya, saya memilih netral dan tidak memihak.

Demikian pendirian saya. Bagi yang mau kutip dan sebarkan, silahkan. Terima kasih. Salam hormat.

Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu