Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, July 26, 2014

budi acakatam

Banyak Wartawan Abal Abal Menikmati THR Dari Pemkot Sukabumi.

Laporan Budi Kecil, SUKABUMInews.



Jelang lebaran tahun ini ternyata begitu banyak wartawan abal abal yang rame rame menikmati THR dari Pemkot Sukabumi. Sementara, wartawan yang memiliki karya jurnalistik sama sekali tak diberi THR. Pernyataan itu datang dari A Solihin, wartawan yang acapkal menggali informasi di sekitar Pemkot Sukabumi Sabtu, 26/07.
A Solihin memberikan contoh nama wartawan yang medianya tak jelas namun menikmati THR. Diantara nama nama itu adalah Ujang Jw, Ane dan Leli.  Uang rakyat Sukabumi yang digelontorkan melalui APBD itu dicaplok wartawan abal-abal rata rata senilai Rp 600 ribu per orang.
Dida Sembada, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Aset Dan Keuangan Daerah Pemkot Sukabumi menyatakan tahun ini piheknya mengelontorkan uang  sebesar Rp 60 Juta sebagai hibah untuk THR wartawan. Menurut Dida, dana ini dikelola oleh Kantor Informasi Dan Komunikasi Pemkot Sukabumi. “Mekanisme penyaluran dana terserah kepada kepala Kantor Infokom”, tegas Dida.
Cecep Mansur, Kepala Kantor Infokom Pemkot Sukabumi, tak dapat ditemui wartawan untuk dikonfirmasi berita ini. Pejabat yang dikenal pelit ini  sudah memasuki masa cuti lebaran. Dengan demikian,  tak ada penjelasan kenapa wartawan abal abal bisa mencaplok uang rakyat.
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu