Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, June 21, 2014

sukabumiNewsnet

Lagi, Tiga Pelajar Bogor Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

SUKABUMI - Lagi, Tiga pelajar asal Bogor tenggelam di Laut Selatan Sukabumi, saat sedang berenang di wilayah tersebut,   tepatnya di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Tiga pelajar yang yang tenggelam itu diketahui bernama Ageng Dwi Muktiyoso (16), Bagus Armando (17) dan Zaidi Erlando (18).

Ketiganya diduga tidak bisa berenang dan terlalu ke tengah hingga akhirnya terbawa arus laut dan digulung gelombang tinggi.

Salah satu di antara tiga pelajar tersebut yakni Muktiyoso sampai saat ini jasadnya belum ditemukan, namun dua rekannya berhasil diselamatkan oleh petugas penjaga pantai. “Dan saat ini  keduanya sudah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Jampang Kulon karena kondisinya yang kritis," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, seperti dikutip Antara.

Menurut Okih, ketiga korban yang merupakan warga Ciomas, Bogor ini datang ke Pantai Pangumbahan untuk berwisata dan menghabiskan masa liburan sekolah. Dari dugaan awal pihaknya, kecelakaan laut yang menyebabkan satu orang wisatawan hilang tenggelam itu dikarenakan mereka tidak mematuhi peraturan saat berwisata di pantai.

Upaya pencarian pada Jumat belum membuahkan hasil dan pencarian akan dihentikan sementara karena hari sudah mulai malam dan gelombang cukup tinggi. Dan saat ini pencarian hanya dilakukan dengan cara menyisir lokasi di mana hilangnya korban pada saat kejadian musibah tersebut.

Untuk hari esok, Sabtu, (21/6) pencarian akan dilakukan dengan membentuk dua tim yakni tim pertama mencari korban di laut dengan perahu karet dan tim kedua melakukan penyisiran di darat," tambahnya. [Red** /ANTARAnews]
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...