Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, June 2, 2014

sukabumiNewsnet

Lagi “Anak SMK Pertanian Karang Tengah Cibadak Jadi Korban Pembacokan” Siswa SMK Teknika Gadungan.

SUKABUMInews, Kabupaten Sukabumi - ZN (17), bukan nama sebenarnya, siswa kelas 1 SMK Pertanian Karang Tengah Cibadak Kabupaten Sukabumi lagi-lagi menjadi korban pembacokan oleh salah seorang siswa yang diduga dari SMK Teknika Lodaya-Cibadak- Kabupaten Sukabumi,  Senin (2/5/14), siang tadi.

Beruntung waga disekitar kejadian segera membubarkan keributan yang hampir menelan korban jiwa, hingga ZN pun dapat segera diselamatkan dan langsung dilarikan ke klinik terdekat.

Menurut, Dr. Risdiyanti, salah seorang dokter jaga di klinik tersebut, ZN kena bacokan benda tajam selebar 5 cm dan dalam lebih kurang 3 cm, sehingga menurutnya, ia harus mendapat perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut. “Bahaya atau tidak dan harus dijahit atau tidaknya nanti oleh dokter yang akan memeriksanya lebih lanjut”, ujar Risdiyanti kepada SUKABUMInews.

Sementara menurut RD, teman korban, kejadian tersebut bermula saat ia bersama beberapa teman lainnya sedang berada di dalam sebuah angkot jurusan Cibadak-Cisaat menju rumahmasiang-masing sepulangnya sekolah.

Sesampainya di depan BRI Pondok leungsir, lanjut Rd, ZN yang menaiki angkot duduk di pintu, oleh sebab angkot penuh dengan muatan, langsung ditarik oleh salah seorang yang diduganya siswa SMK Teknika Lodaya yang sedang nongkrong di depan warung  pinggir jalan persis di depan BRI itu.

 “Tidak tahu, apa penyebabnya ia (orang itu) hingga menarik ZN dan langsung membacokkan benda ke kepalanya hingga berdarah”, papar Rd (teman ZN) saat dikonfirmasi di tempat kejadian perkara.

Secara kebetulan pula, salah seorang aparat kepolisian yang selalu berjaga-jaga di depan kantor BRI tatkala melihat kejadian tersebut, langsung mengamankan saksi (rekan-rekan ZN) untuk dimintai keterangan, setelah sebelumnya polisi menjemput korban dari kelinik terdekat.


Sedangkan para pelaku berhasil kabur dan tidak sempat diamankan warga dan aparat. (Malik AS)
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...