Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, May 19, 2014

sukabumiNewsnet

Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Kota Bandung 2012 – Anggota Dewan Segera Diperiksa

[Reporter: Bait Elyas]

BANDUNG, SUKABUMInews – Penyidik kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung terus mendalami kasus dugaan korupsi dana hibah dan bansos Pemkot Bandung tahun anggaran 2012. Jaksa akan memeriksa sejumlah anggota DPRD Kota Bandung. Mereka membidik aktor intelektual kasus tersebut.

Menurut Kasipidsus Kejari Bandung Rinaldi Umar, pemanggilan terhadap anggota DPRD Kota Bandung masih menunggu waktu yang tepat.

“Kita tunggu saja. Namun yang pasti kita memang berencana untuk memeriksanya,” kata Rinaldi seperti dikutip Tribun Jabar di Bandung, Kamis (15/5/2014) lalu.

Rinaldi mengatakan, penyidik telah memeriksa tiga pejabat SKPD di lingkungan Pemkot Bandung. Mereka berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung.

Seperti telah diberitakan SUKABUMInews sebelumnya, Kejari Bandung juga telah menangkap EM, di halaman kantor Dispora Kota Bandung. Ketua LSM di Kota Bandung itu ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus korupsi dana hibah dan bansos Pemkot Bandung tahun anggaran 2012 dengan kerugian negara mencapai Rp 4,5 miliar.

EM diketahui mengkoordinir 30 LSM lainnya bersama seseorang bernama Ades (Ketua LSM yang telah meninggal dunia). Satu LSM bisa memperoleh dana hibah atau bansos antara Rp 150 juta – Rp 250 juta.
Modus yang dilakukan EM adalah mengambil uang yang telah dicairkan untuk LSM. Diperkirakan dana hibah yang telah diraupnya mencapai Rp 3 miliar sampai Rp 4,5 miliar. [Red.****]

Editor: Amalik As
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu