Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, February 7, 2013

sukabumiNewsnet

Akhirnya Kantor Desa Cikujang Diperbaiki.

sukabuminews, SUKABUMI - Sejak awal dibangunnya Kantor Desa Cikujang , kecamatan Gunungguruh, kabupaten Sukabumi, yakni tahun 1982 hingga awal tahun 2013 ini belum pernah direhab. Menurut informasi hal itu disebabkan Kepala Desa (kades) sebelumnya belum pernah mendapat bantuan untuk renofasi kantor Desa tersebut. Secara otomatis kondisi bangunan kantor desa itu sudah terlihat tua dan kurang layak ditempati.

“Berkat bantuan dari pemerintah dan hasil swadaya masyarakat,  alhamdulillah Februari 2013 ini kantor kami bisa diperbaiki”, ujar Kades Cikujang, Heni Mulyani, kepada SUKABUMINEWS, Rabu (6/2/2013).

Dia juga mengatakan, selain dari dana swadaya masyarakat, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah provinsi melalui dana aspirasi. “Para pengusaha yang ada disekitar desa inipun cukup membantu terlaksananya rehab kantor desa ini”, tambah Heni.

Dilain pihak ketua Badan Pengawas Desa (BPD) Cikujang, Asep Safari, mengungkapkan, kondisi atap kantor desa sebelumnya memang sudah rapuh dan hampir ambruk. “Jika ini dibiarkan akan membahayakan aparat desa yang berada di dalamnya. Dengan demikian akan mengganggu kenyamanan  kinerja mereka, bahkan bisa juga membahayakan masyarakat yang berkunjung ke kantor desa”, jelas Asep.

Dijelaskan Asep, rehab kantor desa tersebut dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat dari empat kedusunan yang ada di lingkungan desa setempat.

Sementra itu salah seorang warga Desa Cikujang, Kp Kutamaneh RT. 10/05, Dedeh,  merasa bersyukur atas direhabnya kantor desa yang di wilayahnya. “Saya merasa bangga karena desa kami akan kelihatan indah dipandang dari bangunan sebelumnya. Kamipun tidak khawatir kalau kami datang kedesa, karena takut ngedadak ambruk dan membahayakan kami”, ungkapnya dengan sedikit canda.

Sedangkan total rencana biaya yang harus dikeluarkan untuk rehab kantor desa tersebut, menurut Kades Cikujang  diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp. 200 jutaan. (Tedi. S)**
Subscribe Situs Ini via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu