Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sunday, November 18, 2012

Malik Sukabumi

Ribuan Wisatawan Padati Palabuhanratu.

sukabuminews, SUKABUMI  – Ribu wisatawan memadati objek wisata Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Minggu (18/11) pada hari terakhir liburan panjang. Pengunjung kebanyakan berasal dari Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung.

Berdasarkan data di Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi mencatat di hari terakhir cuti bersama ada sekitar 15 ribu wisatawan memadati objek wisata Laut Palabuhanratu. Mayoritas datang menggunakan motor dan mobil pribadi. Padahal, pada hari libur pertama Kamis (15/11) jumlah wisatawan baru mencapai 2 ribu orang.

Kepala Informasi dan Komunikasi Balawista Kabupaten Sukabumi, Dede Sumarna mengatakan membludaknya kunjungan wisatawan karena hari ini merupakan puncak kunjungan. Hampir semua titik pantai sepanjang 17 kilometer dipadati oleh wisatawan. Belum lagi, peserta kegiatan club motor Tiger dan festival motor cros yang diikuti oleh ribuan anggota.


Menurut Dede, melonjaknya wisatawan berimbas ke tingkat hunian hotel di wilayah Pelabuhanratu. Pada penghujung liburan, tingkat hunian hotel meningkat hingga 70 persen.

“Peningkatan juga bisa dilihat dari banyaknya pengunjung kamar hotel dan restoran. Mereka kebanyakan pengunjung dari luar Sukabumi untuk menghabiskan waktu liburan,” kata Dede.

Peningkatan wisatawan, kata Dede, bisa terlihat mulai pintu masuk pembelian tiket masuk objek wisata Laut Palabuhanratu. Wisatawan kebanyakan menggunakan sepeda motor dan mobil.

Supriyadi, wisatawan asal Bogor mengaku sengaja berlibur ke Pelabuhanratu bersama keluarganya. Dia sengaja ke Pelabuhanratu untuk menikmati semua keindahan laut dan kuliner yang ada. “Kita sudah sejak Jumat ke sini. Dan hari ini kita pulang. Liburan ke sini merupakan kegiatan rutin ketika ada libur panjang,” ujarnya.(***)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu