Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, May 26, 2012

Malik Sukabumi

Polsek Caringin Gencar Laksanakan Program Pembinaan Sekolah.


AKP Deden Sulaeman (kiri) dan Kanit Binmas, Ataullah S.
Kab. Sukabumi (sukabumiOnlinenews) - Maraknya kriminalitas yang terjadi belakangan ini diakibatkan kurangnya pembinaan terhadap masyarakat, khususnya orang tua terhadap anaknya.

Demi mengantisipasi hal tersebut, Polsek Caringingin Kabupaten Sukabumi dipimpin AKP Deden Sulaeman, gencar melaksanakan program pembinaan.

“Program pembinaan yang sedang dilaksanakan saat ini yaitu melalui UPTD pendidikan dan KUA”, kata Deden kepada sukabumiOnlinenews, ditemui sesaat setelah melaksanakan apel pagi bersama anggota-anggotanya, Jum’at (25/5).

Menurutnya, pembeninaan kepada UPTD Pendidikan sangat penting, mengingat UPTD merupakan wadah dimana para guru selaku pembina dan pendidik ada disana. “Jadi sangat erat hubungannya dengan sekolah dan pendidikan”, paparnya. Sedangkan lanjut Deden, KUA erat kaitanya dengan agama dan masyarakat.

Program pembinaan sekolah dan masyarakat melaui UPTD dan KUA yang  tengah berjalan di wilayah hukum Polsek Caringin sejak satu tahun belakangan itu memang cukup berhasil. Apalagi ditambah dengan sering  dilakukannya patroli malam, mulai pukul 00.00 wib hingga jam 5 pagi. “Sya sendiri ikut turun, dibantu oleh anggota lain”, jelas Kapolsek muda yang cukup disegani karena kedekatan dengan masyarakat di 9 desa  yang ada di wilayah hukumnya.

Sementara, untuk menindak lanjuti program yang dicanangkan Polda Jawa Barat agar melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara Door to Door (dari pintu ke pintu), Kapolsek Caringin memiliki program stategis melaui penyuluhan hukum ke setiap desa. “Ini sedang disosialisasikan. Babin akan di utus ke desa-desa dan insaya-Allah Bulan Juni ini akan muali dilaksanakan”, pungkas Deden. (Red***)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu