Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, March 30, 2012

Malik Sukabumi

PMII Gelar Aksi Demo Kenaikan BBM


Kota Sukabumi (SukabumiOnlineNews), Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Sukabumi, menggelar aksi demonstrasi di Balaikota dan Gedung DPRD Kota Sukabumi, kemarin.  Selain membawa bendera, dalam aksinya PMII juga membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Kenaikan BBM Tingkatkan Kesejateraan Rakyat”.

Dalam aksi demostrasi di Balaikota Sukabumi para mahasiswa sempat meminta kepada sejumlah pejabat yang menerim mereka agar Walikota Sukabumi mau mendengarkan aspirasi yang akan dibacakan dalam orasinya. Namun Staf Ahli Pemkot Sukabumi Hadi Harpan yang menerima para mahasiswa mengatakan, bahwa Walikota Sukabumisedang tidak ada di tempat.

Pernyatan tersebut kontan saja membuat puluhan mahasiswa tidak percaya dan meminta izin untuk diperbolehkan melihat langsung ruangan Walikota apakah benar tidak ada diruangannya. Akhirnya dengan pengawalan puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP,para mahasiswa dengan masih memegang bendera dan spanduk masuk ke dalam Ruang Utama Balaikota dan tidak berselang lama mereka langsung keluar dan menuju Gedung DPRD Kota Sukabumi.

Dalam orasi yang disampaikan salah seorang koordinator aksi, mereka menilai  bahwa kegelisahan masyarakat dengan keputusan pemerintah mengenai kenaikan BBM menimbulkan sebuah polemik. Dimana kebijakan tersebut akan mengakibatkan masyarakat semakin terpuruk diantara kesulitan dalam menaikkan standarisasi hidup.

Bahkan saat ini menurut mereka, peningkatan kapasitas masyarakat dalam segi ekonomi kerakyatan sangat jauh dari harapan, sehingga kesejahteraan rakyat hanya terwujud sebatas data yang termanipulasi sehingga validasinya tidak secara faktual hasil turun ke lapangan.

Selainitu mereka juga menyampaikan 7 tuntutan kepada Pemkot Sukabumi, diantaranya peyelesaian proyek pembangunan Mesjid Agung Kota Sukabumi secepatnya serta pengaturan dan regulasi mengenai perizinan tempat hiburan harus lebih ditata dengan baik. (Herry)

Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu