Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, March 22, 2012

Malik Sukabumi

Kepala Setukpa Resmikan KPK Lalin Pores Sukabumi Kota

Kata Sukabumi (SukabumiOnlineNews)
Kepala Setukpa Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) Polri,Brigjen Ngadino bersama Walikota Sukabumi. H.Mokh. Muslikh Abdussyukurmeresmikan penggunaan Kantor Pelayanan Kecelakaan Lalu Lintas (KPK Lalin) Polres Sukabumi Kota, Rabu (21/3). 
Peresmian tersebut dihadiri Kapolres Sukabumi Kota AKBP. Witnu Urip Laksana, Dandim 0607Sukabumi, Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi dan para kapolsek sewilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Menurut Kapolres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksan, Fasilitas tanah dan bangunan yang digunakan,merupakan bantuan dari Setukpa Lemdikpol dengan bentuk pinjam pakai sampaibatas waktu tertentu. Ia pun menjelaskan, lokasi tersebut dipakai karena cukup representative dan tidak sedang digunakan. 
"Dengan adanyakantor pelayanan laka lantas terpadu, ini merupakan salah satu bentuk dan upaya pihak kamiuntuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Sehingga ketika ada masyarakat yangmengalami kecelakaan, minimal mereka tida terlalu rumit dalam mengurus proses laporan polisi,rumah sakit dan asuransi kecelakaannya", Jelas Witnu.
Hal serupa juga juga diutarakan WalikotaSukabumi H. Mokh.Muslikh Abdussyukur. Menurutnya dengan adanya pos tersebut pihak Polri tengah berusaha memberikan pelayanan terbaikkepada masyarakat khususnya yang terkena musibah kecelakaan.

Sementara itu Kepala PT JasaRaharja Perwakilan Sukabumi, Prastio Surahmanto mengatakan, dengan adanya pospelayanan laka lantas terpadu, sangat membantu prosesmemberikan jaminan asuransi kecelakaan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan. “Intinya kami siap memberikan jaminan asuransi kepada korbankecelakaan sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya. (Malik)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu